Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Umum

Kadis PK Bireuen: Bukan Zamannya Lagi Bawa Proposal Sekolah

Kadis PK Bireuen: Bukan Zamannya Lagi Bawa Proposal Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Nasrul Yuliansyah membuka Workshop Penyusunan Data Base Pendidikan di Hotel Bireuen Jaya, Selasa (8/11/2016). [Joniful Bahri]
Selasa, 08 November 2016 19:18 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Berdasarkan data yang benar dan akurat, akan lahir program-program di sekolah, baik rencana pembangunan sekolah, beasiswa anak didik serta berbagai keperluan lainnya.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Nasrul Yuliansyah saat membuka Workshop Penyusunan Data Base Pendidikan di Hotel Bireuen Jaya, Selasa (8/11/2016).

“Sekarang bukan zamannya lagi membawa proposal dari sekolah-sekolah. Tapi kondisi masing-masing sekolah akan terlihat langsung oleh pemerintah pusat berdasarkan data yang diisi oleh operator sekolah melalui jaringan internet atau web khusus yang telah disediakan oleh pemerintah pusat,” katanya.

Baca: SMK Negeri 2 Langsa, Sekolah Kejuruan Favorit 

Untuk itu, Ia menginstruksikan kepada seluruh operator sekolah agar memasukkan berbagai data sekolahnya dengan benar, akurat dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Nasrul, data yang diinput oleh operator sekolah akan terintegrasi ke seluruh Indonesia, sehingga data tersebut dapat diakses oleh pemerintah pusat.

“Dengan data itulah, seluruh sekolah akan mendapat jatah pembangunan atau pengisian guru, serta kebutuhan lainnya yang dibutuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Mutu Tenaga Pendidikan dan Kependidikan setempat, Mustafa Amin mengatakan, Workshop Penyusunan Data Base Pendidikan ini dilaksanakan selama empat hari mulai Selasa-Jumat (8-11/11/2016).

“Kegiatan ini diikuti 349 operator sekolah seluruh Kabupaten Bireuen mulai dari jenjang SD hingga tingkat SMA.

Baca: Banyak Sekolah di Bireuen Belum Capai SPM 

Editor:Yudi
Kategori:Umum
wwwwww