Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  PON

Bayar Tunggakan Proyek, Pemkab Pelalawan Berencana Gunakan DAK-DR

Bayar Tunggakan Proyek, Pemkab Pelalawan Berencana Gunakan DAK-DR
Ilustrasi
Kamis, 10 November 2016 17:48 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Dana Alokasi Khusus-Dana Reboisasi (DAK-DR) akan digunakan untuk membayar tunggakan proyek sebagai alternatif terakhir bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pelalawan, Riau.

"Rencananya mau memakai DAK-DR," kata Kepala Bagian Keuangan Sekrearia Daerah Kabupaten (Setdakab) Pelalawan, Hanafi, Kamis (10/11/2016).

DAK-DR tersebut, menurut Hanafie, akan digunakan sebagai pembayaran tunggakan proyek yang sampai saat ini belum terbayar. Meski demikian, Pemda masih menunggu transfer dana dari pusat.

Baca Juga: KUA-PPAS Pelalawan 2017 Nilainya Diperkirakan Rp 1,6 Triliun

"Kita masih menunggu transfer dana dari pusat dalam dua pekan ini. Kita masih mengusahakan menunggu dana itu dulu," ujar Hanafi.

Baca Juga: November Pekan Ketiga, APBD-P Pelalawan Bisa Digunakan

Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yang tidak stabil, setidaknya telah berlangsung dalam dua bulan terakhir.

Baca Juga: Bupati Pelalawan Tak Menampik Soal Proyek yang Belum Terbayar

Kondisi ini disebabkan macetnya transfer dana dari Pemerintah Pusat. Seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) serta dana lainnya.*** #PELALAWAN

Kategori:PON
wwwwww