Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
19 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Riau

Bawa Lari Siswi SMP Selama 3 Hari dan Dicabuli, Supir Oplet di Pekanbaru Diringkus Polisi

Bawa Lari Siswi SMP Selama 3 Hari dan Dicabuli, Supir Oplet di Pekanbaru Diringkus Polisi
Tersangka KA saat diamankan di Polresta Pekanbaru
Jum'at, 11 November 2016 12:17 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - KA (18) diamankan tim opsnal Polresta Pekanbaru, Kamis (10/11/2016) siang karena diduga mencabuli seorang siswi kelas 3 SMP berusia 15 tahun di sebuah rumah jalan Tirtonadi, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Dugaan pencabulan itu terungkap setelah korban menceritakan yang dialaminya kepada ibunya Ft. Ia mengaku dibawa pelaku selama tiga hari ke sebuah rumah. Selama tinggal bersama, Pelaku selalu meminta dilayani korban.

"Setelah kita terima laporan serta hasil visum korban dan keterangan sejumlah saksi, pelaku kita tangkap di rumahnya, jalan Merbau, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, Jumat (11/11/2016) siang.

Baca Juga: Minta Pijit dan Kasih Uang Rp5000, Gaek di Pekanbaru Cabuli Ank Tirinya Berkali-kali

"Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Tanpa perlawanan, kita aman ke Mako untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut," tambah Kasat.

Kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Kasat menuturkan, dengan modus bujuk rayu, pelaku mengaku sudah tiga kali mengagahi korban di ruang tamu rumah tersebut.

"Pengakuan pelaku karena suka sama suka, tapi kita masih akan mendalami lagi. Kejadiannya pada bulan Oktober 2016 silam," beber Kasat.

Baca Juga: Ngaku 6 Kali Cabuli Anak Tirinya, Wandi: 'Dia inta Uang Beli Kotak Pensil'

Masih kata Kasat, untuk proses hukum, pelaku dijerat Undang-undang NomorĀ 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww