Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Diburu Polisi karena Kasus Pengeroyokan, Ayah 4 Anak ini Malah Tertangkap Pesta Sabu dengan Selingkuhannya di Kamar Hotel Majestik Pekanbaru

Diburu Polisi karena Kasus Pengeroyokan, Ayah 4 Anak ini Malah Tertangkap Pesta Sabu dengan Selingkuhannya di Kamar Hotel Majestik Pekanbaru
Kanit Reskrim Polsek Senapelan, Ipda Abdul Halim saat ekspos sepasang kekasih yang tertangkap pesta sabu, YP dan PH di Mapolsek Senapelan, Kamis siang (foto: barkah/goriau.com)
Kamis, 17 November 2016 12:05 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Bermula dari perburuan seorang DPO kasus pengeroyokan, tim opsnal Polsek Senapelan, justru meringkus sepasang kekasih, YS (34) dan PH (26) di kamar 226 Hotel Majestik, jalan Juanda, Kecamatan Senapelan. Rabu (16/11/2016) sore, pukul 16.00 WIB.

YP yang ternyata sudah berkeluarga dan memiliki empat orang anak itu tertangkap bersama selingkuhannya karena berpesta sabu di kamar hotel. Dan polisi menemukan satu paket sabu di plafond kamar mandi hotel tersebut. Selain itu, juga ada lima buah pemantik api dan sebuah alat hisap sabu atau bong.

"Semula kita hanya memburu YP yang statusnya DPO kasus pengeroyokan Agustus 2016 silam. Saat kita geledah, ternyata ditemukan satu paket sabu seharga Rp500 ribu serta alat hisapnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Senapelan, Ipda Abdul Halim kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Kamis (17/11/2016) siang.

BACA JUGA:

. Anggota DPRD Digerebek Lagi Nyabu Bersama Selingkuhannya

. Pejabat Polda Ditangkap saat Selingkuh dan Nyabu

Keduanya langsung digiring ke Mapolsek Senapelan untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. "Pengakuan mereka, sabu itu dibeli di Kampung Dalam oleh YP dengan uang milik PH. Kata mereka untuk dikonsumsi. Hasil tes urine keduanya memang positif mengandung methamphetamine," beber Kanit.

Untuk proses hukum, YP dijerat pasal 170 KUHP dan pasal 112 jo 127 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Sedangkan, teman wanitanya PH dijerat pasal 112 jo 127 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman keduanya diatas lima tahun penjara," tutup Kanit.***

wwwwww