Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
22 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
16 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
20 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
20 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
24 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Umum

Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah Hanya Miliki 7 Ruang Belajar, Para Santri Belajar di Mushala

Ponpes Al-Baaqiyatussaadiyyah Hanya Miliki 7 Ruang Belajar, Para Santri Belajar di Mushala
Para santri Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah.
Senin, 28 November 2016 12:16 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Dibangun sejak 16 tahun lalu, jumlah santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baaqiyatussa'adiyyah terus bertambah. Yang semula pada tahun 2000 hanya 11 orang, kini jumlah santri yang menuntut ilmu di Ponpes yang terletak di Parit 6 Tembilahan Hulu itu sudah berjumlah lebih dari 514 orang.

Pengasuh Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah, Kiyai Haji Abdul Muis Kurnain menuturkan, meskipun jumlah siswa mencapai 600 orang, namun, Ponpes itu hanya memiliki tujuh ruang belajar.

''Kami kekurangan lokal dan yang ada hanyaa 7 lokal dan selainnya belajar di Mushala karena tidak tertampung lokal yang ada,'' tutut KH Abdul Muis Kurnain.

Dengan guru sebanyak 21 orang, Ponpes seluas 73 meter dan panjang 340 meter itu dihuni para santri dari seluruh penjuru Inhil.

Meski demikian, bantuan yang di dapat Ponpes itu hanya Mushala dan Perpustakaan dari Provinsi beberapa tahun lalu.

Status Ponpes salafiah, kurikulum di Ponpes ini dibuat sendiri oleh pondok Dan ditambah beberapa pelajaran umum. Dimana pada tingkat MTs disediakan Paket Bdan MA disediakan disediakan paket C.

''Inilah perjuangan yayasan dan sekaligus pengasuh serta dibantu oleh seluruh majelis. Namanya Al-Baaqiyatussa'adiyyah yang ini adalah nama diberikan oleh Almahrum ayah guru Kuala Tungkal karena beliau mengangap pondok ini istilahnya anak beranak dengan pondok pesantren Al-Baqiyatush Shalihat kuala tungkal,'' lanjutnya.

Baca Juga: HUT ke-45 Korpri, Asisten III Setdakab Inhil Serahkan Bantuan ke Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah

''Kami sangat bersyukur dan tabah di pondok ini, mudah-mudahan anak yang menetap di pondok ini dapat ilmu dan bermanfaat, minimal untuk pribadinya dan bagi masyarakatnya dan lingkungannya,'' tukas Abdul Muis Kurnain.***#INHIL

Kategori:Umum
wwwwww