Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
23 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Komisi D DPRD Riau Komit Masukkan Program RSLH Pada Anggaran 2017

Rabu, 30 November 2016 15:21 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
komisi-d-dprd-riau-komit-masukkan-program-rslh-pada-anggaran-2017Hardianto, SE
PEKANBARU - Komisi D DPRD Riau komit merealisasikan program pembangunan Rumah Sehat Layak Huni pada tahun 2017. Sedikitnya sekitar 2.016 unit RSLH baru akan dibangun dengan alokasi anggaran hampir Rp141 miliar.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Riau Hardianto SE mengatakan, dalam pembahasan dengan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau, Komisi D menyepakati program itu untuk diselesaikan setelah sempat tertunda selama 2 tahun.

"Pada tahun 2017 ada penambahan dari dua ribu unit sebelumnya ditambah menjadi 16 unit, jadi total akan ada 2.016 unit," kata Hardianto, Rabu (30/11/2016).

Menyangkut anggaran untuk pembangunan RSLH itu juga sudah dimasukan di APBD Riau 2017 sebesar Rp141 miliar. Politisi Gerindra itu menyebutkan, pihaknya optimis program itu terlaksana pada tahun depan karena tidak ada kendala lagi dari aspek regulasi. Sedang persiapan teknis juga sudah dilakukan dinas terkait.

Baca Juga: Terima Bantuan RSLH dari Pemkab Bengkalis Sejak 2011, Masyarakat Terharu

"Mengenai harga satuan perunit, RSLH untuk masyarakat kurang mampu itu harganya bervariasi, tertinggi Rp70 juta. Namun akan ada perbedaan harga karena tergantung pada kontur tanah daerah yang akan dibangun rumah. Bisa saja di Pekanbaru harganya lebih murah dibandingkan Inhil dengan jenis lahan gambut," pungkasnya. ***

wwwwww