2016, Dua Penderita HIV/AIDS Meninggal di Lhokseumawe
![]() |
| Ilustrasi |
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE – Sepanjang tahun 2016, sejak Januari hingga Desember, 6 warga Kota Lhokseumawe terinfeksi virus HIV/AIDS, 2 di antaranya dilaporkan meninggal. Sementara bila dijumlahkan sejak tahun 2005, jumlah penderita virus mematikan ini mencapai 39 orang, dan jumlah yang meninggal 7 orang.
Baca juga
TNI Terjangkit HIV AIDS Akan Diisolasi
Penderita HIV/AIDS Berobat ke Bireuen Sudah 45 Orang
“Masyarakat sekarang harus menyadari bahwa virus tersebut sangat berbahaya. Walaupun ada obat untuk menguranginya, namun belum ada obat untuk menyembuhkannya," ungkap Kabid P2P, Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Helizar kepada GoAceh, Senin (12/12/2016).
Helizar mengatakan, dari Dinkes sendiri sudah berusaha dengan mensosialisasikan kepada masyarakat, di sekolah-sekolah, kampus-kampus dan di tempat-tempat umum lainnya agar berhati-hati.
Baca juga
Yonif 113 JS dan Dinkes Bireuen Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS
2016, Terjadi 6 Kasus HIV AIDS di Aceh Utara
"Kami juga sudah mencoba mengajak masyarakat untuk tes darah agar mengetahui secara dini bila terjangkit virus tersebut. Namun dalam hal itu, masyarakat tidak bisa kita paksakan, biarkan mereka melakukan tes darah atas kesadaran sendiri," kata Helizar.
Ia berharap, masyarakat supaya menjauhi tindakan-tindakan yang bisa menularkan virus HIV. "Penyakit itu bisa tertular dari darah ke darah, mulai dari jarum suntik, menyusui, dan berhubungan badan," katanya.













