Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  PON

Tim Psikologi Unimal Bantu Pemulihan Trauma Korban Gempa

Tim Psikologi Unimal Bantu Pemulihan Trauma Korban Gempa
Tim Psikologi Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, membantu pemulihan trauma bagi korban gempa di Pidie Jaya, Senin (12/12/2016). [Ist]
Senin, 12 Desember 2016 20:33 WIB

MEUREUDU – Tim Psikologi Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, membantu pemulihan trauma bagi korban gempa di Pidie Jaya. Tim ini dipimpin Nursan Junita, melibatkan dosen dan mahasiswa jurusan psikologi kampus tersebut.

Baca juga

Mahasiswa Hukum Unimal Antar Bantuan ke Pidie Jaya

Unimal Kirim 35 Medis Bantu Korban Gempa di Samalanga

“Tim memberikan pemulihan trauma di Gampong Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Selain itu, tim terus bergerak ke lokasi lainnya,” sebut Rektor Unimal, Prof Apridar, Senin (12/12/2016).

Ketua Tim Psikologi Unimal, Nursan Junita, menyebutkan tim menggelar psikososial bersama anak-anak dengan melakukan terapi bermain. 

“Di lokasi yang sama kami juga melakukan group support therapy terhadap ibu-ibu degan melakukan konseling kelompok, psikoedukasi mengenai reaksi yang terjadi ketika bencana, berbagi cerita dan melakukan teknik relaksasi,” katanya.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:PON
wwwwww