Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Home  /  Berita  /  Badminton

Innalillahi... Sedang Main Bulutangkis, Kapolsek Mendadak Pingsan dan Meninggal Dunia

Sabtu, 31 Desember 2016 09:03 WIB
SIMEULUE - Kapolsek Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Aceh, Ipda Arman, meninggal dunia, Kamis (29/12) malam.

Lulusan Bintara Polisi tahun 1993 itu, meninggal saat bermain bulutangkis di gedung Sistem Resi Gudang (SRG) milik Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Simeulue, sekira pukul 22.30 WIB

Ipda Arman, yang baru menjabat menjadi Kapolsek Kecamatan Teupah Barat sejak tiga bulan lalu itu diduga memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi.

"Benar, beliau sedang main bulutangkis, lalu tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri. Meski sempat dilarikan ke RSUD Simeulue, nyawanya tidak dapat diselamatkan, dan diduga almarhum memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi,"
kata Kapolres Simeulue, AKBP Satya Yudha Prakasa, kepada Rakyat Aceh, Jumat (30/12) seperti dilansir jpnn.com.

Menurut Kapolres, jenazah Ipda Arman dikebumikan di kampung halamannya, Kota Subulussalan, yang diberangkatkan dengan pesawat carteran PK-MAF dari bandara Lasikin, Kabupaten Simeulue, sekira pukul 12.00 WIB.

"Saat itu saya jadi wasit. Lalu dia terjatuh. Kami semua yang ada di situ berupaya menyadarkannya, karena setelah jatuh, dia langsung pingsan dan segera kami larikan ke rumah sakit," kata Bastian.

Tim medis di Instalansi Gawat Darurat RSUD Simeulue menyebutkan, nyawa Ipda Arman tidak dapat tertolong lagi, setelah dilakukan penanganan secara medis oleh tim dokter di sana.

"Kami sudah berupaya melakukan pertolongan medis untuk menyelamatkan nyawa Pak Kapolsek. Dan semalam Pak Kapolsek dikabarkan meninggal dunia," kata Syarbaini, Kepala IGD RSUD Simeulue. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Aceh, Olympic, Badminton
wwwwww