Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
22 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Jelang Tahun Baru, Satpol PP Solok Selatan Sita 162 Liter Tuak

Jelang Tahun Baru, Satpol PP Solok Selatan Sita 162 Liter Tuak
Foto: antara.
Sabtu, 31 Desember 2016 00:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, bekerja sama dengan polisi dan TNI menyita 162 liter tuak di tiga lokasi dalam rangka Cipta Kondisi untuk mengamankan pergantian tahun.

Kepala Satpol PP Solok Selatan, Hamdinas di Padang Aro, Jumat mengatakan 162 liter tuak tersebut disita di Jorong Timbulun, Nagari Lubuak Gadang serta Sungai Barameh dan Lekok Jorong Sungai Lambai masing-masing dua jeriken.

"Tuak tersebut dijual secara sembunyi. Kami mengamankannya di dalam kamar para pelaku. Barang bukti akan kita musnahkan," ujarnya.

Ia mengatakan selain menemukan tuak pihaknya juga menangkap tiga pelaku yaitu Kamin (43) warga Lekok Jorong Sungai Lambai, Silai Panjaitan (53) warga Timbulun yang berperan sebagai penampung serta Sarodji (63) wara Sei Beremas.

"Untuk saat ini kami hanya melakukan upaya preventif dan ketiga pelaku hanya membuat surat perjanjian dan diperbolehkan pulang," katanya.

Apabila setelah membuat perjanjian mereka masih melakukan hal yang sama katanya, maka akan ditindak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia menyebutkan kedepannya pemberantasan terhadap penyakit masyarakat akan lebih ditingkatkan lagi. "Sekarang kami fokus pengamanan pergantian tahun dulu kemudian baru penindakan penyakit masyarakat yang ditingkatkan," jelasnya.

Selain itu, imbuhnya segala operasional yang dilakukan Pol PP juga akan didukung oleh TNI/Polri. "Kami akan meningkatkan koordinasi dengan TNI-Polri untuk memberantas penyakit masyarakat," jelasnya.

Ia berharap saat pergantian malam tahun baru tidak ada masyarakat yang mengonsumsi minuman beralkohol sehingga kondisi menjadi aman.

"Minuman beralkohol menjadi salah satu pemicu konflik oleh sebab itu dilakukan operasi menjelang hari pergantian tahun," sebutnya. ***

Sumber:Antara
Kategori:Olympic, Beladiri, Sumatera Barat
wwwwww