Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Peristiwa
21 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
3
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
4
Pendapatan Juru Parkir Menurun, Jika Tak Diberikan Bansos, Potensi Kriminalitas Meningkat
Peristiwa
21 jam yang lalu
Pendapatan Juru Parkir Menurun, Jika Tak Diberikan Bansos, Potensi Kriminalitas Meningkat
5
Dengan Kidung Jenaka, Pesan Empat Pilar MPR Disampaikan di Jombang
Politik
21 jam yang lalu
Dengan Kidung Jenaka, Pesan Empat Pilar MPR Disampaikan di Jombang
6
Pendapatan Ojol Menurun Dratis, Bansos Pemerintah Harus Tepat Sasaran
MPR RI
21 jam yang lalu
Pendapatan Ojol Menurun Dratis, Bansos Pemerintah Harus Tepat Sasaran
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Selfi di Atas Bendungan, Pemuda Jatuh ke Sungai, Mayatnya Ditemukan 7 Hari Kemudian

Selfi di Atas Bendungan, Pemuda Jatuh ke Sungai, Mayatnya Ditemukan 7 Hari Kemudian
ilustrasi
Minggu, 15 Januari 2017 08:35 WIB

GORONTALO - Qobar Palilati (21), warga Desa Daena, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, yang hilang tenggelam di sungai usai terjatuh saat berfoto selfi akhirnya ditemukan tewas. 

Korban yang sempat hilang selama tujuh hari ini akhirnya berhasil ditemukan tim SAR sekitar 13 kilometer dari lokasi awal dia terjatuh.

Kasi Operasi Basarnas Gorontalo Saktianto mengatakan, kejadian tragis yang menimpa Qobar ini terjadi pada hari Minggu lalu 8 Januari.

Saat itu korban bersama beberapa rekannya sedang berselfi ria untuk mengabadikan kunjungan mereka ke Bendungan Paguyaman.

“Nahas saat sedang berselfi di atas bendungan, tiba-tiba korban terpeleset dan terjatuh ke sungai yang berarus deras. Korban tak bisa diselamatkan karena tak lama setelah terjatuh dia langsung tenggelam ke dasar sungai,” kata Saktianto, Sabtu (14/1/2017).

Pencarian pun langsung dilakukan oleh tim SAR dibantu warga setempat, namun jasad korban baru bisa ditemukan setelah satu minggu pencarian.

Kejadian yang menimpa Qobar Palilati ini menambah daftar korban tewas saat sedang berselfi ria di atas Bendungan Paguyamam.

Sebelumnya pada bulan Juni 2016 seorang pemuda juga tewas saat sedang foto selfi diatas bendungan terbesar di Gorontalo ini.

Isak tangis keluarga pun langsung pecah saat jasad Qobar sampai dan diturunkan dari mobil SAR kemudian dibawa masuk ke rumah duka.(snd)

Editor:Arie RF
Sumber:sindonews.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Gorontalo

wwwwww