Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Ceramah Soal PKI, Ustaz Alfian Tanjung Disomasi Teten Masduki

Ceramah Soal PKI, Ustaz Alfian Tanjung Disomasi Teten Masduki
Teten Masduki
Selasa, 24 Januari 2017 23:32 WIB

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mensomasi Ustaz Alfian Tanjung yang dalam ceramahnya menyinggung soal Partai Komunis Indonesia. Teten meminta Alfian Tanjung menarik ucapannya dan meminta maaf. 

Dalam ceramah yang videonya tersebar di YouTube, Alfian Tanjung menyebut Teten Masduki sebagai komunis. Bahkan ia menyebut Teten kerap melakukan rapat soal PKI di Istana setiap pukul 20.00 WIB sejak Mei 2016.

Teten mengaku somasi tersebut telah dilayangkan kepada Alfian Tanjung dua pekan lalu. Namun hingga kini Alfian belum merespons somasi tersebut.

"Saya sudah kirim somasi sejak dua minggu lalu. Kami minta Ustaz Alfian menarik ucapannya dan minta maaf. Karena saya kira mungkin juga yang bersangkutan menerima informasi yang salah. Jadi tidak benarlah setiap jam 8 malam, tidak adalah pertemuan-pertemuan itu. Jelas saya bukan kader PKI. Tapi yang bersangkutan belum merespons hingga saat ini," kata Teten kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/1/2017) seperti dilansir detikcom.

Bahkan, lanjut Teten, tim kuasa hukumnya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan Alfian Tanjung ke polisi.

"Tim kuasa hukum saya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan yang bersangkutan ke Reskrim," katanya.

Kenapa Alfian Tanjung itu harus disomasi terlebih dulu?

Menjawab ini, Teten mengatakan tujuannya agar Alfian Tanjung mendapatkan pelurusan soal informasi keliru yang disampaikannya itu.

"Ya, kita baik-baik dululah. Siapa tahu yang bersangkutan mendapat informasi yang keliru. Saya mau luruskan dulu. Tapi kalau memang dia tidak mau mencabut ucapannya, saya perkarakan," tegas Teten.

Lalu, apakah ada batasan waktu somasi tersebut?

"Nggaklah. Langsung saja," jawab Teten.(dtc)

Editor:Arie RF
Sumber:detikcom
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Lingkungan
wwwwww