Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Pilkada, Zulkifli Hasan Minta Semua Bergandengan Tangan dan Menyudahi Semua Kegaduhan

Usai Pilkada, Zulkifli Hasan Minta Semua Bergandengan Tangan dan Menyudahi Semua Kegaduhan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (Humas MPR)
Rabu, 08 Februari 2017 22:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan sangat menyayangkan kegaduhan politik jelang pilkada serentak 2017 terutama pilkada DKI Jakarta.

Kegaduhan demi kegaduhan sangat menguras energi masyarakat yang semestinya untuk bersama-sama membangun bangsa.

"Kita sudah menjalani pilkada serentak tahun 2015 tidak ada kendala apa-apa berjalan saja tidak ada masalah," tukasnya.

"Saat ini 2017 juga di daerah lain tidak ada masalah apa-apa ,saya ke Manokwari, ke Lebak dan daerah lain tidak ada masalah. Yang rame cuma di Jakarta saja secara umum kita aman-aman saja," ungkapnya, di Ambon, Rabu (9/2/2017).

Diutarakan Zulkifli Hasan, usai pilkada nanti, semua akan kembali baik, kembali bergandengan tangan dan lupakan perbedaan yang menjadi sumber perdebatan.

"Untuk saat ini, jangan saling mengompori jangan saling panas-panasan lagi yang benar adalah adu konsep dan adu gagasan biar rakyat yang menilai," tandasnya.

"Yang penting yang harus dipahami adalah pilihan boleh beda tapi persatuan tetap dijaga sebab semua bersaudara," pungkas Zulkifli. ***

wwwwww