Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
13 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
16 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
4
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
14 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
13 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
GoNews Group
13 jam yang lalu
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Jelang Asian Games 2018

Soal Memilih Akomodasi, Voli Pantai Patut Ditiru

Soal Memilih Akomodasi, Voli Pantai Patut Ditiru
Foto: Azhari/GoNews.co
Kamis, 16 Februari 2017 17:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Manajer Strength and Conditioning (SC) Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Kelana Sukma Anggun Jatmika memuji Voli Pantai dalam memilih tempat latihan menuju persiapan Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Pasalnya, Hotel Lor-in Solo yang menjadi base camp voli pantai memiliki fasilitas yang cukup memadai dalam menunjang prestasi atlet.

"Voli pantai cukup bagus dalam soal memilih base camp. Fasilitas latihannya cukup memadai dan ini patut menjadi contoh bagi cabang olahraga lainnya," kata Kelana yang melakukan sosialisasi dan edukasi program Integrated Atlet Monitoring (IAM) Prima kepada atlet pelatnas bola voli pantai di Solo, pekan lalu.

Aplikasi IAM Prima diluncurkan, kata Kelana, dalam upaya memantau perkembangan yang terjadi pada cabor yang menjalani pelatnas di bawah koordinasi Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

Menurut Kelana, dari aplikasi IAM, Satlak Prima bisa mengetahui profil teknik, profil fisik, profil psikologi. Kemudian, perencanaan menu latihan mingguan, Wellness monitoring, Management recovery, dan Injury dan fatique monitoring.

"Dengan adanya aplikasi IAM seluruh kendala yang terjadi bisa cepat diketahui dan diatasi bersama-sama Satlak Prima dan pelatih pelatnas cabor bersangkutan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum I Satlak Prima, Lukman Niode mengatakan setiap atlet yang dipersiapkan ke SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 diwajibkan mengisi data yang tersedia di aplikasi IAM Prima setiap hari meliputi waktu tidur, berat badan, denyut nadi, warna air seni, kondisi seluruh badan.

"Data yang diisi atlet akan dimonitor petugas Satlak Prima setiap saat untuk dikoordinasikan dengan pelatih. Jadi, atlet yang dalam kondisi tidak prima akan cepat diketahui," ujarnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga, DKI Jakarta

wwwwww