Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
14 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
12 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
10 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dipanggil PSSI untuk Seleksi Timnas U-22, Striker Persela Lamongan Malah Menangis

Dipanggil PSSI untuk Seleksi Timnas U-22, Striker Persela Lamongan Malah Menangis
Pelatih Persela Lamongan, Hery Kiswanto. (goal.co.id)
Minggu, 19 Februari 2017 00:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Striker Persela Lamongan Ahmad Nur Hardianto menangis saat dihubungi pengurus PSSI agar bersiap mengikuti seleksi timnas Indonesia U-22 di Karawaci, Tangerang, pada 21-23 Februari.

Nur Hardianto mengungkapkan, ia dihubungi pengurus PSSI sore hari, menjelang pertandingan melawan Persib Bandung, Jumat (17/2) malam WIB.

Pemberitahuan itu membuat Dian meneteskan air mata, karena terkenang dengan orang tuanya yang telah tiada.

"Enggak percaya sebelumnya. Saya baru percaya setelah ditelepon sama pengurus PSSI pusat sore kemarin sebelum lawan Persib," ujar Dian, dikutip dari laman resmi klub.

"Saya akan berusaha sekeras tenaga agar bisa lolos seleksi. Ini kesempatan buat saya,” kata Dian, sapaan Hardianto.

Walaupun masih seleksi, dirinya merasa memiliki kebanggaan tersendiri. "Tapi di saat situasi seperti ini, orang tua tidak ada di samping saya. Semoga saya bisa membanggakan kedua orang tua saya di surga," tandasnya.

Persela menyumbang dua pemain untuk mengikuti seleksi. Selain Dian, pemain lain yang dipanggil adalah Saddil Ramdani. Bagi Saddil, timnas bukan hal baru, karena sebelumnya ia pernah memperkuat timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan Eduard Tjong.

Sementara itu, pelatih Herry Kiswanto mengingatkan Dian dan Saddil agar tidak cepat puas setelah dipanggil mengikuti seleksi. Herry menasehati kedua pemainnya supaya memberikan yang terbaik.

"Anak-anak muda Persela punya tenaga dan skill cukup bagus. Alangkah baiknya jangan puas sampai ikut seleksi. Terus belajar," kata Herry. ***


wwwwww