Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
MPR RI
23 jam yang lalu
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
2
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
MPR RI
23 jam yang lalu
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
3
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
15 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
4
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
14 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
5
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
6
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
13 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menang di Laga Terakhir, PBFC Lolos ke 8 Besar Piala Presiden Susul Persib dan Semen Padang

Menang di Laga Terakhir, PBFC Lolos ke 8 Besar Piala Presiden Susul Persib dan Semen Padang
Foto: Pusamania. (Twitter)
Minggu, 19 Februari 2017 00:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pusamania Borneo FC (PBFC) lolos dari lubang jarum. Mereka akhirnya lolos ke 8 besar Piala Presiden 2017 setelah menang di laga terakhir fase grup.

PBFC sebelumnya tidak pernah menang. Dalam dua laga perdana di Grup D, PBFC hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Bali United dan Barito Putera. Mau tak mau, PBFC harus menang atas Sriwijaya FC di laga terakhir.

Posisi PBFC kian tidak menguntungkan karena pada pertandingan pertama Grup D hari ini, Sabtu (18/2/2017), Barito Putera menang 2-1 atas Bali United. Hasil tersebut membuat posisi Barito Putera naik ke urutan kedua dengan nilai 4.

Namun, PBFC akhirnya lolos sebagai pemuncak Grup D. Sebuah keajaiban.

Mengapa demikian? Pasalnya, PBFC hanya mencetak 1 gol sepanjang fase grup. Namun, mereka memuncaki klasemen dengan koleksi nilai 5. Satu-satunya gol itu mereka cetak ke gawang Sriwijaya FC, Sabtu malam, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Gol semata wayang PBFC di fase grup itu dicetak oleh Fandhy Achmad pada menit ke-73. PBFC pun menyusul Mitra Kukar, Arema FC, Bhayangkara FC, Persib, dan Semen Padang sebagai tim-tim yang lolos ke 8 besar.

Sriwijaya yang berada di posisi kedua masih harus menunggu hasil dari klasemen runner-up terbaik. Sebagai catatan, selain lima juara grup, babak 8 besar juga akan diikuti oleh tiga runner-up terbaik.

Di klasemen runner-up terbaik saat ini, Sriwijaya berada di posisi kedua.

"Lawan SFC bukan hal mudah. Karena itu, kami mematikan pergerakan pemain nomor 6 dan mengambil alih permainan. Kualitas menyerang SFC memang unggul. Namun, kami press di atas karena kami tahu 2 stopper mereka tidak bisa build up," ujar Pelatih PBFC di Piala Presiden 2017, Ricky Nelson.

"Momennya setelah Bio Paulin ditarik keluar dan penggantinya lemah dalam duel. Yang harus kami perbaiki adalah penguasaan bola dan menyerang. Semoga waktu sepekan kami mampu maksimalkan untuk bersiap," lanjutnya.

Sementara itu, Pelatih Sriwijaya, Widodo C. Putro, menyebut kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk timnya.

"Selamat kepada PBFC. Kedua tim sama-sama saling menunggu. Absennya beberapa pemain kami memang memengaruhi. Namun, seharusnya sebagai sebuah tim tetap siap," ucapnya.

"Ada evaluasi. Seperti saya katakan dari awal, persiapan tim ini pendek. Tetapi, kami tetap berusaha maksimal. Lolos atau tidak ke perempat final, pasti ada evaluasi. Saya mengapresiasi semua pemain yang dipanggil timnas," kata Widodo lagi. ***

Sumber:kumparan.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Olahraga, DKI Jakarta

wwwwww