Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
13 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Olympic

Januari-Maret di Pelalawan Ada 39 Kasus DBD

Januari-Maret di Pelalawan Ada 39 Kasus DBD
Ilustrasi (Foto Internet)
Jum'at, 03 Maret 2017 16:12 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau menyebutkan kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) terhitung sejak Januari sampai 3 Maret terdapat 39 kasus.

"Terhitung dari bulan Januari sampai hari ini, totalnya ada 39 kasus DBD," sebut Kepala Diskes Pelalawan, dr Endid RP, melalui Kabid P2PL, Khairul kepada GoRiau.com (GoNews Group), Jumat (3/3/2017).

Lanjut Khairul menyebutkan, kasus DBD untuk bulan Januari sebanyak 17 kasus, sedangkan bulan Februari terdapat 21 kasus.

"Untuk awal bulan Maret ini, sudah ada 1 kasus, sesuai data yang ada di Diskes Pelalawan," urainya.

Khairul mengimbau kepada masyarakat supaya tetap melaksanakan gerakan 3 M Plus untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

"Kalau ada yang demam tinggi, tolong segera dibawa ke sarana pelayanan kesehatan terdekat agar bisa mendapatkan penanganan," jelasnya.

Baca Juga: Diskes Pelalawan Targetkan Seluruh Puskesmas Terakreditasi Tahun 2019

Baca Juga: Kasus DBD Masih Mengancam Warga Pelalawan, Ini Jumlah Korbannya

Khairul menyebutkan lagi, kasus DBD di Pangkalan Kerinci I terdapat 15 kasus, Pangkalan Kerinci II sebanyak 16 kasus, Pangkalan Kuras I ada 6 kasus dan Pangkalan Kuras II sebanyak 2 kasus.

"Untuk pengendalian kasus DBD masa datang akan dikembangkan Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dengan singkatan (G1R1J)," tutupnya.*** #PELALAWAN

Kategori:Olympic
wwwwww