Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Setya Novanto Jadi Tersangka KPK Atas Dugaan Salahguna Jabatan dan Kasus E-KTP, Ini Kata Golkar

Setya Novanto Jadi Tersangka KPK Atas Dugaan Salahguna Jabatan dan Kasus E-KTP, Ini Kata Golkar
Nurul Arifin. (istimewa)
Senin, 17 Juli 2017 21:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Koordinator Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar, Nurul Arifin mengaku belum mendengar informasi resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait status tersangka Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

Ia mengatakan, pada Selasa (18/7/2017) besok, Golkar akan memberi keterangan resmi terkait Novanto, yang juga Ketua DPR itu.

"Belum melihat suratnya begitu, ya. Saya kira besoklah akan ada sikap yang lebih jelas," ujar Nurul, saat hendak memasuki mobilnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Pihaknya mengaku prihatin saat mendengar kabar tersebut dari media massa.

Nurul berharap tak ada intervensi politik dari pihak manapun terkait penetapan status tersangka Novanto.

Saat ini, kata Nurul, Novanto dalam keadaan sehat. Namun, ia mengaku tidak mengetahui lokasi keberadaan Novanto saat ini.

"Kalau memang iya tentunya kami prihatin ya. Kami berharap yang terbaik dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Saya enggak berani komentar banyak. Masih kaget," ujar Nurul, dengan ekspresi wajah yang setengah tidak percaya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka.

Ia diduga terlibat dalam korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (E-ktp).

"KPK menetapkan Saudara SN anggota DPR periode 2009-2014 sebagai tersangka," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Senin (17/7/2017).

Menurut Agus, Novanto diduga menguntungkan diri atau orang lain atau korporasi.

Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan. Ia juga diduga ikut mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun.

Novanto disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. ***

Sumber:kompas.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww