Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Diduga Bawa Kabur Uang Senilai Rp61 Juta, Putri Nia Daniaty Terjerat Kasus Hukum

Diduga Bawa Kabur Uang Senilai Rp61 Juta, Putri Nia Daniaty Terjerat Kasus Hukum
Nia Daniaty pada saat resepsi pernikahan anaknya. (istimewa)
Sabtu, 22 Juli 2017 02:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Olivia Nathania, putri dari penyanyi senior Nia Daniaty dengan Mohamad Hisham, dilaporkan ke polisi terkait kasus penipuan.

Olivia diduga telah membawa kabur uang sebesar 61 juta rupiah, milik pelapor bernama Rani.

Polisi pun akan mengusut kasus tersebut. "Intinya bahwa ada masyarakat yang melaporkan Oi (Olivia), masuk sekitar tanggal 13 Juli laporannya. Tentunya penyidik akan melakukan penyelidikan," kata Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, di ruangannya Kamis (20/7/2017).

Berdasarkan laporan Rani, ia merasa ditipu lantaran sudah memberikan uang sebesar 61 juta.

Uang tersebut semula dijanjikan untuk biaya pengurusan pembelian tiket, visa, dan enam buah handphone.

"Sampai sekarang ini, terlapor belum memberikan apa yang dijanjikan kepada pelapor. Sudah berkali-kali ditanya tapi belum ada tanggapan," kata Argo.

Argo belum dapat memastikan, apakah penipuan tersebut terkait dengan bisnis travel.

Sementara, hingga saat ini diketahui belum ada terlapor selain Olivia sendiri. Pihaknya pun masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Yang pasti ada penyelidikan dulu, kan ada saksi-saksi yang lain. Kita periksa dulu, nanti kita beri klarifikasi. Klarifikasi ini nantinya membuktikan ada tindak pidana atau bukan. Kalau ada, kita naikkan statusnya jadi penyidikan. Kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut," tutur Argo. ***

Sumber:tribunnews.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww