Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
6
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Bacok Korbannya, Perampok Bersajam 'Dibantai' Massa di Tembung

Bacok Korbannya, Perampok Bersajam Dibantai Massa di Tembung
IH, pelaku perampokan menangis 'buaya'saat di Polsek Percut Seituan
Senin, 24 Juli 2017 20:28 WIB
Penulis: Raf
MEDAN - Aksi perampokan di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Percut Sei Tuan kian marak. Kali ini, aksi perampokan terjadi di Jalan Pasar VII Makmur Tembung, Dusun 4 Anggrek, Percut Sei Tuan, tepatnya di toko grosir Rahmat Jaya milik Muhamad alias Rahmat (31), Senin (24/7/2017) pagi.

Pelaku terdiri dari 2 orang dengan membawa senjata tajam jenis parang dan mengendarai sepedamotor jenis matic. Satu diantaranya berinisial IH (35) warga Jalan Desa Tanjung Sari Gg. Becek Batang Kuis berhasil ditangkap dan dihakimi warga. Sedangkan rekannya berinisial DI (31) Jalan Pasar 7 Makmur Tembung, Percut Sei Tuan berhasil kabur (DPO).

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka robek di bagian bahu sebelah kanan akibat dibacok pelaku dan kini korban masih berada di rumah sakit guna mendapat perawatan medis.

Keterangan yang dihimpun di lokasi, sebelum perampokan itu terjadi, sekira pukul 11.00, korban sedang menjaga tokonya. Tak lama kemudian datang 2 pelaku dengan mengendarai sepedamotor beat warna merah tanpa plat.

Kemudian IH yang berposisi di boncengan masuk ke dalam toko dengan berpura-pura sebagai pembeli sembari memakai helm dan membawa parang. Sementara rekannya menunggu di luar untuk memantau situasi. Selanjutnya pelaku langsung ke ruang kasir sembari mengacungkan parang kepada korban.

Rahmat yang sontak terkejut langsung melakukan perlawanan. Sehingga di saat itu juga pelaku langsung membacok tubuh korban dan mengenai bahu sebelah kanan. Beruntung nyawa korban dapat diselamatkan setelah adik dan istri korban melihat kejadian tersebut dan langsung menangkap pelaku sembari berteriak rampok.

Sementara, rekan pelaku yang mengetahui IH ditangkap, langsung kabur dengan mengendarai sepedamotornya. Tak lama kemudian warga sekitar yang sebelumnya mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan ke lokasi dan langsung menghakimi IH hingga babak belur. Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis akibat luka bacok di bagian bahunya.

Beruntung nyawa pelaku dapat diselamatkan setelah personel Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi tersebut tiba di lokasi.

Selanjutnya korban diboyong ke Mako untuk menjalani pemeriksaan secara intensif berikut barang buktinya berupa sebilah senjata tajam jenis parang yang digunakan pelaku untuk membacok korban.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahaean ketika dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp terkait perampokan yang marak di wilayahnya mengatakan, pihaknya akan meningkatkan giat patroli dan razia di tempat-tempat rawan kamtibmas.

"Tersangka masih dalam proses pemeriksaan secara intensif untuk mengembangkan kasusnya, tersangka kita kenakan pasal 365," katanya.

Sebelumnya, seorang warga Jalan Dusun 2 Pantai Labu bernama Amad alias Ahi (40), dirampok 6 pria dengan menggunakan senjata api dibundaran Cemara Asri, Percut Sei Tuan, Kamis (21/7/2017) sekira pukul 22.00 WIB. Para pelaku berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp. 850 juta dari dalam tas milik korban. Atas peristiwa itu, korban membuat laporan pengaduannya di kantor Polda Sumatera Utara.

Belum lama ini, seorang wanita Meti (26/2017) warga Jalan Cemara, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kamis (20/7/2017) sore mendatangi Polsek Percut Sei Tuan guna membuat laporan pengaduan, karena tas miliknya yang berisi uang senilai Rp. 15 Juta dan 1 unit Hanphone merk Apple dirampok dua pemuda dengan mengendarai sepedamotor di Jalan Pasar XII Tembung, Percut Sei Tuan.

Selain itu, seorang IRT, Ramsiyah warga Jalan Pancasila Tembung Gg. Persatuan, Percut Sei Tuan, dirampok bandit jalanan diJalan Letda Sujono, Medan Tembung, pada Rabu (21/7/2017) malam. Sehingga korban harus kehilangan tas yang berisi uang senilai Rp.600 ribu, ATM dan surat-surat penting lainnya.

Selain itu, korban mengalami luka yang cukup serius dibagian wajahnya dan tubuhnya akibat terjatuh sepedamotornya dan terseret sejahu 5M disaat mencoba untuk menarik tasnya kembali.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww