Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Kasus Hambalang, Yulianis sebut Komisioner KPK Tak Mau Panggil Ibas Karena Alasan 'Teman'

Kasus Hambalang, Yulianis sebut Komisioner KPK Tak Mau Panggil Ibas Karena Alasan Teman
Istimewa.
Selasa, 25 Juli 2017 08:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Bekas anak buah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Yulianis pernah dilaporkan Edi Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Alasannya Ibas karena tidak senang namanya disebut Yulianis dalam persidangan dugaan korupsi Hambalang.

"Saya pernah bermasalah dengan anak petinggi negara, saya dilaporkan atas perbuatan tidak menyenangkan di Polres Jakarta Selatan," kata Yulianis saat memberikan keterangan dengan Pansus Hak Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2017).

Yulianis mengaku ada orang lain yang juga menyebut nama Ibas. Tetapi hanya Yulianis yang dilaporkan.

"Dia (Ibas) disebut di pengadilan, oleh saya disebut, oleh pak Anas dan belakangan juga oleh pak Nazar disebut juga nama Ibas," tuturnya di lokasi.

Yulianis juga sempat mempertanyakan kepada KPK, mengapa putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tidak dipanggil. Namun, kata Yulianis, KPK memberikan jawaban pemanggilan tidak bisa karena pertemanan.

"Tetapi komisioner waktu itu Pak Abraham dan Bambang Widjayanto menolak dengan jawaban kalau yang dipanggil itu (Ibas) adalah teman," ungkap Yulianis.

Sebelumnya diberitakan di GoNews.co, pihak pansus Hak Angket KPK DPR RI sengaja mengagendakan pertemuan dengan salah satu saksi kunci proyek Yulianis guna mencari titik temu serta penjelasan soal cuitan-cuitannya dalam media sosial.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi III dari fraksi PDIP, Masinton Pasaribu. "Pemanggilan itu tentunya terkait pemeriksaan beliau di KPK selama ini, dan yulianis pernah menyampaikan secara terbuka di media sosialnya twitter bahwa ada berbagai praktek penyimpangan penegakan hukum yang beliau alami," ujar Masinton kepada wartawan, Senin (24/7/2017) di Kompleks Parlemen Senayan.

Dalam pemanggilan yang bersangkutan kata Masinton, pihaknya ingin mendalami dan menggali informasi terkait cuitannya tersebut. "Dalam rapat ini nanti, kami akan gelar secara terbuka, agar publik juga berhak tau informasi-informasi atau fakta-fakta yang terjadi sesungguhnya terhadap orang yang diperiksa oleh KPK," paparnya.

Ketika ditanya apakah nantinya pemanggilan Yuliani tidak mengintervensi proses yang sedang dilakukan KPK, Masinton dengan tegas mengatakan, pemanggilan ini sama sekali tidak ada kaitan dengan proses penanganan perkara di KPK. "Tidak lah, silakan KPK berjalan sesuai tupoksinya, ini sudah kami buktikan, bekerja dalam konteks melakukan pengawasan penyelidikan terhadap pelaksanaan perundang-undangan," tandasnya.

Tidak hanya Yuliani saja kata Masinton, tapi pihaknya juga akan memanggil saksi-saksi lain terkait kasus Hambalang tersebut. "Satu persatu nanti kita panggil, yang bersedia Yulianis dulu. Ya nanti tergantung perkembangannya, kalau memang perlu kita hadirlan juga Nazaruddin," tukasnya. ***

wwwwww