Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
23 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
2
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
MPR RI
15 jam yang lalu
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
3
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Peristiwa
16 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
4
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
GoNews Group
16 jam yang lalu
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
5
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
Kesehatan
17 jam yang lalu
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
6
Soal Ancaman Gelombang Kedua Covid 19, Sukamta: Bisikan dari Tim Ahli Mana
Umum
15 jam yang lalu
Soal Ancaman Gelombang Kedua Covid 19, Sukamta: Bisikan dari Tim Ahli Mana
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lantik Dua Anggota MPR, OSO: Berpolitik Harus Kedepankan Nilai Kebangsaan

Lantik Dua Anggota MPR, OSO: Berpolitik Harus Kedepankan Nilai Kebangsaan
Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta. (istimewa)
Rabu, 26 Juli 2017 16:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (OSO) didampingi Mahyudin dan Hidayat Nurwahid melantik dua anggota MPR pergantian antarwaktu (PAW) periode 2014-2019.

OSO langsung memandu pengucapan sumpah kedua anggota MPR tersebut. Mereka adalah Jimmy Demianus daerah pemilihan (dapil) Papua Barat, dan Erwin Tobing dapil Kalbar. Erwin menggantikan Karolin Margret Natasha yang terpilih menjadi bupati Landak, Kalbar.

Dalam sambutannya, OSO meyakini kedua anggota MPR baru itu mampu menjalankan tugas kenegaraan. Erwin merupakan purnawirawan Polri berpangkat inspektur jenderal (Irjen) sudah terbiasa dengan kedisiplinan. Sedangkan Jimmy, merupakan mantan aktivis yang kaya kreativitas dan wawasan.

"Di MPR diwakili orang yang wakili kepentingan politik dan daerah. Karenanya harus berpolitik kebangsaan. Kita boleh berbeda dari asal daerahnya, asal fraksinya, ketika di MPR tujuan satu Indonesia yang dicita-citakan," kata OSO, dalam sambutannya, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

OSO menegaskan, MPR harus memberikan jaminann setiap umat beragama dalam melaksanakan ibadah serta memberikan rasa keadilan bagi setiap warga negara.

"Indonesia yang tidak menciptakan kesenjagangan di seluruh wilayah," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, OSO mengatakan, pembangunan yang hanya berpusat di Jawa dan Jakarta telah menyebabkan kesenjangan luar biasa. Akibatnya, lanjut Oso, nasionalisme sebagian masyarakat terusik.

Namun, lanjut OSO, saat ini praktik pembangunan yang tersentral di Jakarta dan Jawa sudah tidak ada lagi. Ia mencontohkan, pembangunan perbatasan di Kalbar yang sudah semakin baik. Di Papua, harga semen dan bahan bakar minyak sudah sangat murah. Harga minyak yang dulu Rp 80 ribu sekarang sudah sama seperti di Jakart Rp 8 ribu per liter.

"Tugas politik kebangsaan dalam menghilangkan kesenjangan sudah tidak seberat dulu," tegas Ketua Umum Partai Hanura itu. ***


wwwwww