Wanita Cantik Istri Siri Bos Cucian Mobil di Tarakan Masukkan Bayinya ke Freezer Hingga Membeku, Ternyata Ini Alasannya

Wanita Cantik Istri Siri Bos Cucian Mobil di Tarakan Masukkan Bayinya ke Freezer Hingga Membeku, Ternyata Ini Alasannya
S (baju merah), wanita yang memasukkan bayinya ke freezer. (merdeka.com)
Jum'at, 04 Agustus 2017 08:00 WIB
TARAKAN - S (24), warga Jalan Pulau Bunyu, Kelurahan Kampung I, kota Tarakan, Kalimantan Utara, tega memasukkan bayinya yang baru berusia dua pekan ke dalam freezer. Akibatnya, bayi malang tersebut membeku dan tewas.

Jasad bayi yang membeku itu ditemukan salah seorang karyawa dalam freezer di dalam rumah sekaligus kantor pencucian mobil.

''Awalnya jasad bayi itu ditemukan siang kemarin oleh karyawan pencucian mobil saat hendak memasak. Begitu membuka freezer, membuka bungkusan plastik hitam, berisi jasad bayi,'' kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, Kamis (3/8), seperti dikutip dari merdeka.com.

''Saat ditemukan, tali pusarnya masih ada. Hasil pemeriksaan terbaru, dari visum medis, sementara itu jasad bayi perempuan. Sebelumnya sempat dikira laki-laki, karena kelaminnya tertutup tali pusar. Bayi itu membeku,'' ujar Choirul.

Dari temuan itu, pekerja pencucian mobil melapor ke Polres Tarakan yang kemudian ditindaklanjuti mencari tahu orang tua bayi.

''Akhirnya diamankan seorang wanita, dia adalah istri dari pemilik pencucian mobil," sebut Choirul.

''Jadi waktu ditemukan bayi dalam freezer itu, kita amankan pelaku S di lokasi pencucian mobil itu, setelah kita panggil bersangkutan untuk memberikan keterangan," ungkap Choirul.

''Setelah kita amankan, kita interogasi. Akhirnya mengakui, setelah awalnya tidak mengaku,'' tambahnya lagi.

S yang berparas cantik itu masih meringkuk di sel penjara Polres Tarakan. Dia masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik, sejak Rabu (2/8) malam kemarin. ''Keterangannya masih kita dalami,'' sebut Choirul.

Lima saksi dimintai keterangan polisi. Kasus itu sendiri kini menyita perhatian publik Kota Tarakan, lantaran pelaku begitu sadis menyimpan bayi tak berdosa dalam freezer yang bersuhu teramat dingin.

''Tidak kurang lima saksi. Dua pekerja, suami pelaku, penjaga tempat pencucian, dan seorang saksi lagi. Tidak menutup kemungkinan saksi bertambah,'' demikian Choirul.

Keterangan dihimpun, bayi itu dalam posisi kaki terlipat ke atas, dan masih bertali pusar. Bayi diperkirakan berusia dua pekan, mengingat tali pusarnya yang masih terpasang di tubuh.

Ini Alasannya

Dugaan sementara, S membunuh bayinya karena tidak ingin anak keduanya menjadi beban hidup bersama suami sirinya.

S diketahui merupakan istri siri dari seorang pria pemilik tempat pencucian mobil, yang menjadi lokasi penemuan jasad bayi malang itu di dalam freezer.

Sebelumnya, tidak ada yang tahu, kalau S sedang mengandung anak keduanya, hasil pernikahan siri. S begitu pandai menutupi kehamilannya. Namun demikian kejelian Reskrim Polres Tarakan, akhirnya mengarah kepada S.

''Sementara ini dari saksi, tidak tahu kalau pelaku S itu hamil. Kita masih lakukan pendalaman keterangan dari saksi, karena S ini merahasiakan kehamilannya itu,'' kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, saat berbincang bersama merdeka.com, Kamis (3/8).

''Tapi masih kita dalami lagi keterangannya (pelaku S). Dia kita periksa sejak kemarin malam sampai belum sempat istirahat,'' ujar Choirul.

Polisi mulai menguak motif S. Pada dasarnya, pelaku tidak ingin anak keduanya lahir, menambah bebannya sebagai istri siri.

''Motifnya, dia alasan dengan pemilik rumah pencucian mobil itu adalah nikah siri. Setelah sempat lahir anak pertama, alasannya dia tidak bisa ngurus anak pertama itu, karena memang tidak tinggal dengan suaminya. Dia mengurus sendiri anak pertamanya di rumah, bukan di pencucian mobil itu,'' ungkap Choirul.

''Dia tidak mau anak kedua yang lahir ini terlantar. Tidak mau terbebani, karena anak pertama tidak ada akte kelahiran. Dia (pelaku S) tidak mau terlulang di anak kedua. Cukup satu anak saja (tidak berakte kelahiran). Tapi itu baru keterangan sementara ya,'' terang Choirul.

Rabu (2/8) kemarin, warga Tarakan dibikin heboh dengan temuan bayi dalam freezer, oleh karyawan pencucian mobil di Jalan Pulau Bunyu, Kelurahan Kampung I, Tarakan, Kalimantan Utara. Jasad bayi ditemukan dalam freezer, saat karyawan hendak mengambil bahan masakan dalam freezer. Temuan itu pun langsung dilaporkan ke kepolisian, hingga akhirnya mengamankan S.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Hukum, Kalimantan Utara

wwwwww