Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Jika Najwa Shihab Jadi Mensos, IPR: Jokowi Untung di Pilpres 2019

Jika Najwa Shihab Jadi Mensos, IPR: Jokowi Untung di Pilpres 2019
Najwa Sihab. (istimewa)
Senin, 14 Agustus 2017 12:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ( IPR) ujang Komarudin menilai, Mantan Jurnalis Metro TV Najwa Shihab cocok menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos), dan jika itu terjadi Joko Widodo (Jikowi) bakal untung pada Pilpres 2019 mendatang.

"Untungnya, Najwa bisa menjadi jembatan komunikasi Jokowi dengan masyarakat. Karena Menteri Sosial ini kan kebijakannya banyak bersentuhan dengan masyarakat kelas bawah atau masyarakat miskin," katanya di Jakarta, Senin (14/8/207).

Dengan demikian, lanjut Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini, Najwa bisa mempromosikan Jokowi sebagai Capres ideal pada 2019 nanti.

Sebagaimana diketahui, Najwa Shihab telah resmi mundur dari Metro TV dan acara Mata Najwa yang membuatnya terkenal karena ingin fokus pada dunia literasi. Pada saat yang sama, wacana reshuffle kabinet Jokowi-JK semakin mencuat lagi.

Selain itu, Najwa Shihab pun digadang-gadang akan mengisi kabinet Jokowi-JK pada reshuffle kabinet jilid III tersebut dan mengisi posisi sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah yang akan fokus mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Ujang mengatakan, Najwa Shihab merupakan sosok perempuan yang sukses di pentas nasional dan menjadi Duta Baca Indonesia.

"Anak seorang mantan Menag RI Qurais Sihab. Jadi secara trah politik sudah ada historisnya. Sosok perempuan yang cerdas, santun, dan juga kritis," kata Ujang.

Selain itu juga, lanjut dia, tentu Najwa Shihab bisa saja didukung oleh NasDem, karena selama ini Najwa bekerja di Metro TV yang notabene sangat dekat dengan Nasdem.

"Namun, keputusan akhirnya tetap ada di tangan Presiden Jokowi. Karena, perombakan kabinet itu adalah hak prerogatif beliau," tutup Ujang.***

wwwwww