Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
7 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Voli
Ini Penyebab Banjir di Desa Simpang Padang

Sudah 8 Bulan Jalan di Perumahan Tahap I Ini Ambruk, Warga Minta Dinas Terkait Cepat Respon

Sudah 8 Bulan Jalan di Perumahan Tahap I Ini Ambruk, Warga Minta Dinas Terkait Cepat Respon
Ambruknya Jalan Perumahan Tahap I Bukit Tambusai Permai KM 125, Desa Balai Makam menjadi penyebab banjir di Desa Simpang Padang.
Senin, 14 Agustus 2017 15:58 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Banjir yang terjadi di Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis ini ternyata disebabkan oleh drainase atau aliran air di Jalan Perumahan Tahap I Bukit Tambusai Permai KM 125, Desa Balai Makam tersumbat akibat aspal jalan yang longsor.

Kondisi Jalan ambruk itu diketahui sudah berlangsung selama 8 bulan. Warga RW 3 Desa Balai Makam awalnya mengira itu masih Jalan Chevron sehingga dilakukan kordinasi dengan pihak Chevron. Setelah tim dari Chevron turun sekitar 2 bulan yang lalu, baru diketahui ternyata Jalan tersebut sudah diserahkan kepada Pemkab Bengkalis.

Ketua RW 3, Muliyadi Gonjes saat ditemui GoRiau.com di lokasi Jalan yang ambruk tersebut mengatakan kondisi ini juga sudah disampaikan kepada Kepala Desa. Pada prinsipnya Kades ingin masalah ini dapat diselesaikan segera agar warga Simpang Padang tidak lagi kebanjiran.

"Gotong royong bersama warga Simpang Padang yang sudah dilakukan beberapa kali ini tak maksimal juga hasilnya. Runtuhan Jalan semakin parah, dan menutup mati polongan air yang ada di bawah jalan. Kami berharap juga Dinas PUPR respon dengan kondisi yang sudah merugikan masyarakat ini," kata Mulyadi kepada GoRiau.com, Senin (14/8/2017).

Pj Kades Simpang Padang, Desi Susanty bersama perangkat Desa nya yang turun meninjau Jalan ambruk itu menyampaikan harapan besar kepada Dinas PUPR agar segera menanggapi masalah ini. Sebab warga sudah berulang kali melakukan gotong royong, namun tak dapat maksimal jika tidak dibantu dengan alat berat.

"Jalan inikan sekarang sudah putus karena longsor, jadi pecahan aspal yang menutupi polongan ini harus diangkat segera dengan alat berat hingga air kembali lancar. Paling tidak sebelum jalan ini diperbaiki, kita minta bantu sama dinas terkait untuk mengeruk pecahan aspal ini," kata Desi dengan penuh harapan.

Sementara itu dari UPT Dinas PUPR yang turun meninjau langsung kondisi jalan ambruk itu menyebutkan akan melanjutkan harapan warga ini kepada Kepala Dinas agar direspon cepat karena kondisi Jalan memang sangat fatal bagi keselamatan pengguna jalan. ***

Kategori:Voli, Olympic
wwwwww