Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton
Liputan Khusus SEA Games 2017 Malaysia

Luis Milla Diyakini Punya Penangkal Strategi Filipina

Luis Milla Diyakini Punya Penangkal Strategi Filipina
Skuad Timnas saat ramah tamah di Malaysia. (GoNews.co/Azhari)
Rabu, 16 Agustus 2017 18:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR- Manajer Timnas U 22, Endri Erawan yakin Luis Milla sudah punya strategi untuk bisa mewujudkan keinginan Indonesia meraih poin penuh saat menghadapi Filipina pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup B cabang sepakbola SEA Games XXIX/2017 di Stadion Sah Alam Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (17/8/2017).

"Saya yakin Coach Luis Mila sudah punya ramuan untuk menangkal strategi Filipina. Dan, kita berharap keinginan meraih poin penuh visa tercapai," kata Endri Erawan yang ditemui GoNews.co, di Hotel Royal Chulan, Malaysia, Rabu (16/8/2017).

Menurut Endri, strategi negative Football Filipina yang menumpuk banyak pemain di lini belakang pertahanan dan mengandalkan serangan balik cepat perlu diwaspadai. Begitu juga dengan set pieces (tendangan pojok dan tendangan bebas) yang dapat menghasilkan gol.

Hal senada juga dilontarkan Direktur Teknis PSSi, Danurwindo. "Saat menghadapi Myanmar, Filipina mang lebih banyak diserang. Tapi, dua gol kemenangan Filipina itu merupakan hasil set pieces. Jadi, jangan buat pelanggaran di sektor belakang kalau tidak perlu," kata Danurwindo yang datang bersama Uzzy Asidra sebagai Tim Analisis.

Untuk mengatasi counter attack Filipina, kata Danurwindo, pemain Timnas U 22 harus konsentrasi dan jangan lengah. "Kosentrasi, menjalankan instruksi pelatih dan percaya diri. Itu merupakan kunci membuka peluang untuk memenangkan pertandingan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Danurwindo mengakui perjuangan Evan Dimas dan kawan-kawan cukup berat saat bermain imbang 1-1 menghadapi Thailand.

"Saya bisa merasakan beratnya perjuangan Evan Dimas dan kawan-kawan. Bagaimanapun juga kekalahan Indonesia selama ini menghadapi Thailand cukup berpengaruh. Dan, kesuksesan menahan imbang Thailand itu sangat berdampak positif. Yakni, kepercayaan pemain Timnas U 22 semakin tumbuh untuk bisa memberikan yang terbaik," tegasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww