Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Beladiri
Kisah Cinta Berujung Maut

Pembunuhan Terhadap Ema Diduga Sudah Direncakan, Apa Alasan Sp Enggan Bertanggung Jawab Atas Kehamilan Kekasihnya?

Pembunuhan Terhadap Ema Diduga Sudah Direncakan, Apa Alasan Sp Enggan Bertanggung Jawab Atas Kehamilan Kekasihnya?
Foto korban dan pelaku yang menyebar di akun sosial, terkait tewasnya Ema secara tragis, Rabu sore lalu
Kamis, 17 Agustus 2017 13:23 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Teka-teki kematian tragis Ema Desrita terjawab sudah, setelah polisi membekuk sang kekasih berinisial Sp, dalang dalam kasus tersebut. Pelaku ditangkap delapan jam setelah jasad korban ditemukan di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, Riau.

Sp mengaku nekat membunuh kekasihnya lantaran dimintai pertanggung jawaban atas kehamilan Ema. Ia pun mencekik korban hingga meninggal dunia, lalu membakarnya. Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edi Sumardi Priadinata mengatakan, pembunuhan itu diduga sudah direncakan Sp.

"Bisa diduga ini sudah direncanakan, karena mungkin sejak awal sudah ada difikiran pelaku, hingga akhirnya dieksekusi (dibunuh, red) di lokasi tempat jasadnya ditemukan. Ini baru dugaan sementara," jelasnya berbincang dengan GoRiau.com, Kamis (17/8/2017) siang.

Tidak cuma Ema yang tewas, janin berusia sekitar enam bulan yang dikandungnya turut meninggal dunia. Dilihat sekilas, bayi malang tersebut sudah utuh organ tubuhnya, dan bewarna kebiru-biruan.

Menurut Edi, kemungkinan pelaku enggan bertanggung jawab atas kehamilan Ema lantaran belum siap dalam beberapa hal, bisa jadi karena pekerjaan atau materi. Namun untuk memastikannya, perlu diusut lebih dalam lagi, sesuai keterangan pelaku kepada kepolisian.

Sp sendiri ditangkap tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Unit Reskrim Polsek Rumbai di rumahnya dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WIB. Ia ditangkap setelah polisi menemukan identitas korban dan melacaknya hingga ke keluarga Ema.

Kisah cinta berujung maut yang dialami Ema juga sempat Viral di media sosial Pekanbaru. Foto-fotonya juga beredar, termasuk saat Sp berhasil dibekuk aparat berwajib. Rencananya, wanita muda itu akan dimakamkan hari ini, setelah proses di RS Bhayangkara selesai. ***

Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww