Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  PON

Gajah Penuh Luka yang Diobati Kemarin, Akhirnya Mati

Gajah Penuh Luka yang Diobati Kemarin, Akhirnya Mati
Gajah liar yang sempat diobati akibat luka di tubuhnya, akhirnya ditemukan mati, Kamis (17/8/2017). [Ist]
Kamis, 17 Agustus 2017 13:32 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Gajah Sumatera liar yang terluka parah dan sempat diobati pihak BKSDA Aceh bersama tim Dokter Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah di kawasan hutan sekunder Lamtamot, Gampong Teladan, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, akhirnya mati, Kamis (17/8/2017).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, ?gajah berjenis kelamin betina berusia 40 tahun tersebut ditemukan mati saat tim dokter dan pawang gajah dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar akan melakukan pengobatan lanjutan.

Baca: Dokter Hewan Obati Gajah Liar di Lembah Seulawah, Ditemukan Sudah Berbelatung

"Gajah tersebut ditemukan mati tidak jauh dari lokasi pengobatan yang dilakukan kemarin, sekitar pukul 12.00? WIB tadi oleh tim dokter dan pawang gajah (mahout)," ujarnya.

Menurut analisa tim dokter, penyebab matinya hewan bernama latin Elephas maximus sumatrensis ini, diduga karena infeksi luka yang sudah sangat parah pada bagian perut dan punggungnya. 

"Tim selanjutnya akan mengautopsi daerah luka gajah, setelah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Lembah Seulawah. Rencananya bangkai gajah akan dikubur di lokasi itu juga," jelas Sapto.

Baca: Janin Gajah Berusia 12 Bulan Ditemukan di Tangse Pidie

Selama periode Januari hingga Agustus 2017, lanjut Sapto, setidaknya ada enam ekor gajah ditemukan mati di Aceh, baik karena perburuan liar untuk diambil gadingnya ataupun dikarenakan sakit (terluka).

"Ditambah dengan satu janin gajah akibat keguguran, juga pernah ditemukan," tandas Sapto.

Baca: Gajah Liar Jantan Ditemukan Mati di Aceh? Tengah, Kepala Terbelah 

Editor:Yudi
Kategori:PON
wwwwww