Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Kamis, 29 Oktober 2026 12:37 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan tidak ada fasilitas publik di Jakarta yang rusak setelah aksi penyampaian pendapat oleh berbagai elemen mahasiswa pada Rabu (28/10/2026). Seluruh fasilitas di lokasi aksi juga telah dibersihkan petugas hingga Kamis dini hari.

‎"Dari laporan yang ada sampai tadi malam, tidak ada kerusakan apa pun terhadap fasilitas publik yang ada di Jakarta," kata Pram di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

‎
‎Pram mengatakan, aksi mahasiswa berlangsung dengan baik sebagai bagian dari pelaksanaan hak demokrasi. Ia bersyukur kegiatan penyampaian pendapat tersebut tidak menimbulkan kerusakan terhadap fasilitas umum.
‎
‎Usai aksi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye langsung membersihkan sejumlah lokasi unjuk rasa. Proses pembersihan dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.
‎
‎Pram menyebut seluruh fasilitas di Jakarta telah bersih pada pukul 02.00 WIB, Kamis dini hari. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas publik kembali bersih dan dapat digunakan masyarakat.
‎
‎Ia juga mengapresiasi TNI-Polri serta seluruh pihak yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.
‎
‎Pram menegaskan, pemeliharaan dan perlindungan fasilitas publik merupakan tanggung jawab bersama. Menurut dia, fasilitas tersebut merupakan milik masyarakat yang harus dijaga agar tetap dapat digunakan untuk kepentingan umum.
‎
‎"Karena apa pun Jakarta ini milik kita bersama, sehingga harus dijaga bersama. Saya bersyukur bahwa kemarin berjalan dengan baik," pungkasnya.***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww