Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Begini Kronologi Penembakan Sesama Anggota Brimob di Blora

Begini Kronologi Penembakan Sesama Anggota Brimob di Blora
Istimewa.
Rabu, 11 Oktober 2017 14:32 WIB
BLORA - Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono membeberkan Kronologi tewasnya tiga anggota Brimob saat bertugas di Kabupaten Blora.

Peristiwa tersebut terjadi saat enam anggota Brimob Pati ditugaskan untuk pengamanan pengeboran sumur minyak Sarana Gas Trembul (SGT) di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Selasa (10/10/2017).

Sekitar pukul 18.00 WIB terdengar dua kali suara tembakan dari arah barak pengeboran minyak Sarana Gas Trembul di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Saksi yang mendengar ketika berada di kamar mandi langsung keluar dan menuju lokasi suara tembakan. Saksi tersebut merupakan anggota Brimob bernama Brigadir Muhadi.

"Saksi bernama Muhadi anggota Brimod ketika berada di kamara mandi langsung keluar menuju lokasi suara tembakan. Lalu dia ketemu sama Bripka BT (Pelaku), dia diminta BT untuk tidak mendekat," kata Condro.

Selang beberapa menit, Bripka BT langsung menembakan kepala sendiri dan tewas seketika di lokasi. Di lokasi tewasnya 3 anggota Brimob tersebut hanya ada satu seenjata di dekat Bripka BT.

"Iya disitu ada bunyi tembakan lagi, ada senjata di dekat Bripka BT," ujarnya.

Mengenai motif penembakan yang dilakukan oleh Bripka BT, Condro baru mendapati informasi bahwa ada motif masalah pribadi. Namun, motif tersebut masih simpang siur dan masih akan menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Informasi taxi pagi dari Dirkrimum, belum pasti ya katanya motif pribadi, tapi belum pasti," jelasnya.

Tewasnya 3 anggota Brimob ini diduga dilakukan oleh Bripka Bambang Tejo (36) yang menembak dua rekannya yakni Brigadir Budi Wibowo (30) dan Brigadir Ahmad Supriyanto (35). Setelah itu, BT bunuh diri dengan cara menembakan kepalanya sendiri.

Hingga saat ini, Polda Jateng sudah menerjunkan Kapolres Banyumas, Dirkrimum, Sat Brimob dan Kapuslabfor terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Ketiga jenazah anggota Brimob Pati tersebut kini masih di Blora untuk dilakukan autopsi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Inilah.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Tengah
wwwwww