Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Ikut Latah Usung Khofifah Atau Gus Ipul, Gerindra: Pak Prabowo Setuju Usung La Nyalla

Tak Ikut Latah Usung Khofifah Atau Gus Ipul, Gerindra: Pak Prabowo Setuju Usung La Nyalla
Arief Poyuono. (istimewa)
Senin, 16 Oktober 2017 21:40 WIB
JAKARTA - Partai Gerindra memastikan diri tidak akan ikut Latah mengusung pasangan Saifullah Yusuf-Azwar Anas di Pilgub Jatim 2018. Juga tidak akan memberikan dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono saat dihubungi menyatakan, partainya dengan pemilik 13 kursi di Jatim tentu memiliki posisi tawar untuk mencalonkan figur lain.

”Yang pasti Gerindra tidak akan mengusung pasangan Gus Ipul-Anas, Gerindra juga tidak mengusung Khofifah,” kata Arief, kemarin (15/10).

Arief menjelaskan, jika Partai Gerindra ikut mendukung Gus Ipul-Anas, maka partainya hanya berstatus ikut-ikutan saja. Jika Partai Gerindra hanya ikut-ikutan, maka proses konsolidasi partai tidak berjalan.

Alasan yang berbeda disampaikan Arief jika Partai Gerindra mengusung Khofifah.

"Kalau Khofifah kan capnya loyalis Jokowi, tentu itu akan berpengaruh di kampanye pilpres 2019 untuk Pak Prabowo,” sebutnya.

Menurut Arief, Partai Gerindra menginginkan ada calon sendiri. Dalam arti, Partai Gerindra ingin membuka peluang adanya tiga pasang calon dalam Pilgub Jatim.

Arief lantas menyebut sosok Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim La Nyalla Mattalitti sebagai sosok cagub pilihan.

”Kalau saya ya, pilih La Nyalla dengan Emil Dardak sebagai wakilnya, kami yakin menang,” ujar Arief.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:jpnn
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww