Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  PON

Pemuda Gayo Merdeka Demo DPRA dari Aceh Tengah-Bener Meriah

Pemuda Gayo Merdeka Demo DPRA dari Aceh Tengah-Bener Meriah
‎Para pengunjuk rasa menjalankan aksi di depan Kantor DPRA, Banda Aceh, Kamis (19/10/2017). [Hafiz Erzansyah].
Kamis, 19 Oktober 2017 11:14 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Sejumlah pemuda yang berasal dari ‎Tanah Gayo melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRA di Banda Aceh, Kamis (19/10/2017). Pengunjuk rasa menilai bobrok kinerja enam anggota DPRA dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Koordinator aksi, Ryzki Adha menilai sudah masuk tahun ketiga para anggota dewan tersebut menjabat sejak dilantik menerima amanah, hingga saat ini tidak ada upaya memperjuangkan kepentingan daerah di level provinsi.
 
"Ditambah lagi, wilayah Gayo tidak masuk dalam proyek strategis nasional, ini membuat kesenjangan pembangunan semakin‎ tertinggal di wilayah tengah," ujarnya dalam orasi yang diberikan.
 
Pihaknya menilai, Aceh Tengah dan Bener Meriah sebagai penghasil kopi serta komoditi ekspor unggulan dipandang sebelah mata.
 
"Kami dari Gayo Merdeka ingin mengingatkan enam anggota dewan dari Dapil 4 bahwa kalian semua dipilih melalui suara rakyat," kata para pengunjuk rasa.
 
Pihaknya juga menyayangkan sikap anggota dewan yang menempakan dana aspirasi di luar dapil pemilihannya di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Barat.
 
"Kami menuntut kinerja 6 anggota dewan berbicara di gedung parlemen mewakili suara penduduk Aceh Tengah dan Bener Meriah, bukan mewakili kepentingan partai," tambah Ryzki.
 
Pantauan di lokasi, pengunjuk rasa yang berjumlah kurang lebih 25 orang tersebut membawa alat peraga seperti pengeras suara (toa), spanduk, bendera merah putih, dan keranda buatan. 
 
Bahkan, mereka bernyanyi menuntut mundur keenam anggota dewan tersebut, menggoyangkan pagar dan membakar keranda buatan di depan pagar DPRA.
 
Para pengunjuk rasa menuntut keenam anggota dewan tersebut untuk mundur dan pulang ke daerahnya, karena mereka menilai kinerja para anggota dewannya bobrok.
 
"Pulang saja ke daerah kita untuk menikmati kopi-kopi, kalo dibolehkan kita usul anggota dewan dari Bireuen, daripada orang daerah kita tidak berbuat apa-apa," teriak salah seorang pengunjuk rasa.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww