Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Bangun Etos Kepemimpinan Berbasis Budaya Lokal dan Berwawasan Global

Bangun Etos Kepemimpinan Berbasis Budaya Lokal dan Berwawasan Global
Ilustrasi
Senin, 30 Oktober 2017 20:47 WIB
Penulis: Anita
MEDAN - Kegiatan membangun etos kepemimpinan mahasiswa yang berprestasi berbasis budaya lokal dan berwawasan global harus terus ditingkatkan. Hal ini seiring masuknya era globalisasi, yang membutuhkan generasi bangsa memiliki karakter.

Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd mengatakan, para mahasiswa yang merupakan calon pemimpin agar dapat membangun suatu hubungan kerja sama yang baik. Menurutnya, kualitas seorang pemimpin bisa dilihat dari standar yang mereka tetapkan untuk dirinya sendiri.

"Sekalipun tidak berminat menjadi pemimpin, Anda tetap harus belajar untuk memimpin. Sebab, jadi pemimpin itu harus punya visi dan gagasan yang cerdas namun jangan mematikan ide cerdas orang lain," ungkap Syawal dalam kegiatan Fakultas Bahasa dan Seni Unimed di kampus tersebut, Senin (30/10/2017).

Diutarakan rektor, menjadi pemimpin dalam suatu tim harus memiliki tujuan yang mampu dicapai. Kemudian, memiliki aturan yang jelas dan dapat membangun hubungan antar anggota yang dipimpinya dengan baik.

"Semua celah komunikasi dibuka secara lebar, bahkan menggunakan media yang kekinian yakni berbasis IT. Tujuannya, agar organisasi yang kita bangun mudah kita operasionalisasikan untuk mencapai harapan dan tujuan yang telah dirancang," sebut rektor.

Dia menambahkan, sosok pemimpin adalah memimpin dengan contoh yang baik bukan paksaan.

"Semoga dari kegiatan kepemimpinan ini dapat melahirkan pribadi-pribadi yang istimewa dan berani dengan tantangan serta permasalahan apapun yang dihadapi dan dengan mudah dapat diselesaikan," imbuhnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Umum, Olympic, PON
wwwwww