Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Realisasi Dana Migas Dinilai Belum Tepat Sasaran

Realisasi Dana Migas Dinilai Belum Tepat Sasaran
Ilustrasi
Jum'at, 17 November 2017 18:04 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris

LHOKSUKON - Pengamat Ekonomi dari Universitas Malikussaleh, Dhamanur menilai realisasi anggaran Minyak dan Gas (Migas) di Aceh belum menyentuh pada sasarannya.

Menurut Dhamanur, belum sepenuhnya masyarakat Aceh dapat berpartisipasi aktif dalam mengelola Migas tersebut.

Ia mengatakan, tingkat perekonomian masyarakat Aceh sebagai daerah penghasil Migas seharusnya berada pada taraf sejahtera.

"Aceh dengan sendirinya punya kekayaan alam. Tapi dapat kita amati, sebagai daerah penghasil Migas seharusnya sejahtera. Realisasi dana Migas sejauh ini kan hanya berjalan begitu saja. Tidak ada pembangunan daerah secara fundamental," kata Dhamanur.

Ia menuturkan, ketidak tepatan realisasi dana Migas di Aceh dapat ditandai dengan terjadinya eskalasi kemiskinan di Aceh secara umum.

Menurutnya, masih banyak penduduk Aceh yang belum berada pada taraf kesejahteraan.

Untuk itu, Ia berharap Pemerintah Aceh dan lembaga-lembaga terkait agar benar-benar produktif dalam pengelolaan dana Migas dan bagi hasilnya.

“Kemudian, perlu juga dipersiapkan SDM yang memadai untuk mengelola dana Migas itu," ujarnya saat menghubungi GoAceh, Jumat (17/11/2017).

Dhamanur juga berharap pihak terkait yang bergerak di bidang pengelolaan Migas agar ke depan benar-benar menghabiskan pendapatan dengan belanja proyek berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan fisik bersifat jangka panjang.

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi
wwwwww