Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Olympic

Kasus Korupsi Jalan dan Jembatan, Kejari Tembilahan Tahan 3 Orang dalam Waktu 3 Hari

Kasus Korupsi Jalan dan Jembatan, Kejari Tembilahan Tahan 3 Orang dalam Waktu 3 Hari
Tersangka kasus korupsi jalan wilayah 1 Tembilahan saat diamankan.
Jum'at, 08 Desember 2017 11:02 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Selama tiga hari berturut-turut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan, Inhil, Riau menahan tiga orang tersangka dalam dua kasus berbeda.

Tersangka pertama adalah Ta yang merupakan Direktur PT Ramadhan Raya yang merupakan perusahaan pelaksana pekerjaan proyek  pembangunanJembatan Sungai Enok tahun 2013, ia diamankan Selasa (5/12/2017).

Tersangka kedua adalah Me alias Mek merupakan penerima kuasa dari CV Bes Consultan untuk pelaksanaan pengawasan peningkatan jalan wilayah 1 yang meliputi Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas dan Batangtuaka.

Ia diamankan Rabu (6/12/2017) karena memalsukan tanda tangan dibeberapa dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan pengawasan tersebut.

Tersangka ketiga adalah He yang merupakan Direktur PT Ramadhan Raya, perusahaan pelaksana pekerjaan proyek  pembangunanJembatan Sungai Enok tahun 2014, ia diamankan Kamis (7/12/2017).

''Kita telah mengamankan tiga tersangka dalam dua kasus berbeda'' ujar Kasi Pidsus Kejari Tembilahan, Sonang kepada GoRiau.com, Kamis (7/12/2017).

Ia pun menuturkan, ketiga tersangka tersebut telah dititipkan di Lapas Kelas II A Tembilahan, karena masih menunggu jadwal sidang di Pekanbaru.

''Masih kita titipkan di Lapas, pertama ini selama 20 hari, jika belum ada jadwal, nanti kita perpanjang lagi,'' tukas Sonang.(ayu)

Kategori:Olympic
wwwwww