Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
19 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
21 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
14 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
4
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
5
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
23 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
6
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Hukum
22 jam yang lalu
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Terkait Jerussalem, Siswa SMA 1 Kecam Donald Trump

Terkait Jerussalem, Siswa SMA 1 Kecam Donald Trump
Jum'at, 08 Desember 2017 12:41 WIB
Penulis: Kamal

MEDAN–Kecaman demi kecaman terhadap Presiden AS, Donald Trump terkait pernyataan sepihak yang menyebutkan Jerussalem sebagai ibukota Israel datang dari penjuru dunia.


Kali ini, kecaman tersebut datang dari seoraang pelajar SMA Negeri 1 Medan bernama  Dewata Sakti.

Ketua Komunitas Anak Merdeka (KAM) kota Medan ini mengecam  dan menolak keras  keputusan  sepihak Presiden AS Donald Trump itu.

Dewata Sakti yang juga dikenal sebagai aktifis pelajar kota Medan ini menegaskan penolakan dan kecamannya itu dilontarkannya setelah ia mencermati dan menganalisis dari pelbagai literatur. Maka dari itu, ia menyatakan menolak dengan tegas keputusan Donald Trump yang sangat kontroversial tersebut.

“Keputusan dan tindakan Donald Trump ini jelas sudah melanggar sejumlah Resolusi Dewan Keamaanan dan Majelis Umum PBB yang notabene AS adalah salah satu anggotanya. Ini persoalan serius dan sangat krusial, karena implikasi sangat berdampak terhadap stabilitas keamaanan dunia,” tegas Dewata ketika ditemui di Medan, Jumat, (8/12/2017).

Karena itu, lanjut dijelaskan Dewa, dirinya mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk segera melakukan upaya-upaya kebijakan dan langkah diplomatik menyikapi persoalan ini. Pemerintah RI harus mendesak Negara-negara OKI dan PBB agar segera mengadakan sidang khusus yang membahas pengakuan sepihak ini.

“Kita berharap agar sidang OKI dan PBB itu harus menghasilkan keputusan yang tegas menekan Pemerintah AS agar menganulir keputusan Trump yang kontroversial tersebut,” jelasnya.

Khusus kepada Presiden AS Donald Trump,Dewa menyerukan agar orang nomr satu di AS ini segera mencabut dan membatalkan keputusan sepihaknya.

“Buktikan marwah dan kredibilitas negara Anda yang selama ini selalu mengklaim sebagai mediator perdamaian yang sungguh-sungguh mau dan mampu menyelesaikan konflik berkepanjangan Palestina-Israel dengan prinsip keadilan,” serunya. 

Editor:Wen
Kategori:Sumatera Utara, Hukum

wwwwww