Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
2
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
21 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
3
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
17 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
4
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
5
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
15 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
21 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

GMNI Kecam Pernyataan Donald Trump Terkait Yerusalem

GMNI Kecam Pernyataan Donald Trump Terkait Yerusalem
Sabtu, 09 Desember 2017 11:07 WIB

MEDAN-Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang ingin memindahkan Kantor Kedutaan Besar (Dubes) AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, mendapat kecaman keras dari banyak pihak. Salah satunya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Charles Munthe mengatakan, sesuai instruksi Ketua Umum DPP GMNI, Robaytullah, pihaknya mengecam keras upaya Donald Trump yang menyatakan kepemilikan Yerusalem oleh Israel.

GMNI menilai, apa yang dilakukan Trump merupakan bagian dari dukungan AS terhadap penjajahan Israel atas Palestina.

"Kami mengecam hal tersebut karena sebagai anak ideologis Bung Karno, sangat menentang segala bentuk penindasan dan penghisapan yang sangat-sangat tidak berperikemanusiaan," ujar Charles.

Charles menjelaskan, apa yang dilakukan Trump akan memperkeruh suasana dan memunculkan reaksi dari negara-negara lain.

Untuk Indonesia sendiri, Charles meminta Presiden Jokowi dan seluruh element bangsa agar berdiri di garda terdepan dalam mengecam tindakan AS Tersebut.

"Bung Karno pernah mengatakan, selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," tandasnya.

Editor:Wen
Sumber:Analisa
Kategori:Sumatera Utara, Pemerintahan, Umum

wwwwww