Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  PON

Banjir Trumon Aceh Selatan, Kerugian Ditaksir Miliaran

Banjir Trumon Aceh Selatan, Kerugian Ditaksir Miliaran
Seorang personil Polisi diabadikan saat membantu warga yang terdampak banjir di jalan lintas BNA-Medan Gampong Ladang Rimba.Kamis (7/12/2017) lalu.[T Musnizar].
Rabu, 13 Desember 2017 12:11 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE - Banjir yang merendam empat kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan berdampak pada kerusakan sejumlah infrastruktur serta ratusan lahan pertanian.  Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asel telah menaksir kerugian sementara akibat banjir tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Pelaksana tugas Kepala BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma melalui Danposlap Tanggap Darurat BPBD Aceh Selatan, Yuliadi menyebutkan banjir yang terjadi pekan lalu merendam empat kecamatan, yakni, Kecamatan Kota Bahagia, Trumon, Trumon Tengah dan Trumon Timur berdampak pada kerugian yang cukup banyak.

“Kerugian dalam musibah ini kita tafsirkan mencapai puluhan miliar,” kata Yuliadi kepada sejumlah awak media, Rabu (13/12/2017).

Kerugian itu, katanya hitungan kasar berdasarkan keadaan dilapangan saat ini, mulai dari kerusakan akses transportasi, kerusakan mobiler di sejumlah sekolah, ribuan rumah penduduk yang terendam hingga rusaknya ratusan hektare lahan perkebunan dan pertanian.

“Secara hitungan kasar tercatat kerugian pascabanjir itu mencapai angka Rp14 miliar. Itu belum termasuk kerusakan ratusan hektare lahan Jagung milik warga siap panen,” jelas Yuliandi.

Dijelaskannya, kerusakan lahan Jagung milik puluhan Kepala Keluarga (KK) di kawasan Lhok Raya itu, kerugiannya belum difafsirkan dikarenakan masih dalam tahap pendataan. “Masalah lahan Jagung ini masih kita data, termasuk kerugian di lahan Sawit, Coklat serta lahan lainnya yang terdendam banjir,” imbuh Yuliandi.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww