Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Ini yang Dilakukan Pemkab Bireuen Atasi Kenaikan Harga Sembako

Ini yang Dilakukan Pemkab Bireuen Atasi Kenaikan Harga Sembako
Ilustrasi.
Rabu, 13 Desember 2017 19:21 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Pemerintah Kabupaten Bireuen terus mencari solusi untuk mengatasi kenaikan harga sembako. Salah satunya yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar.

Seperti yang dilakukan Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Mengengah (DPMPK-UKM), Rabu (13/12/2017). Operasi pasar itu dilakukan di empat kecamatan.

Selama kegiatan tersebut, DPMPK-UKM menjual beberapa jenis kebutuhan pokok dengan harga murah.

Kepala DPMPK-UKM Bireuen, Darwansyah kepada GoAceh mengatakan, untuk tahap pertama, operasi pasar digelar dii Kecamatan Jeunieb.

“Untuk hari Kamis besok kita buka di Kota Juang, lalu Jumat di Kota Matangglumpangdua, Peusangan dan hari Sabtu (16/12/2017) akan digelar di pasar Gandapura," kata Darwansyah.

Darwansyah menambahkan, bahan kebutuhan pokok yang jual meliputi  beras merek kuku balam dengan harga Rp7.500 per kilogram, gula pasir Rp19 ribu per kilogram.

Kemudian minyak goreng kemasan 2 liter dengan harga Rp24 ribu per kemasan dan telur Rp40 ribu per papan.

“Operasi pasar ini dilakukan guna membantu masyarakat, serta dapat menekan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun serta tahun baru," terangnya.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:Ekonomi
wwwwww