Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Beladiri
Tanpa Dokumen Resmi

Karantina Selatpanjang Amankan 424 Kg Buah dari Kota Batam

Karantina Selatpanjang Amankan 424 Kg Buah dari Kota Batam
Ferdi (kiri) dan Syafrizal (kanan) - ist
Rabu, 13 Desember 2017 11:35 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Karantina Pertanian, Tumbuh-tumbuhan, dan Hewan Pekanbaru wilayah kerja Selatpanjang, mengamankan 424 Kg Buah dari Kota Batam, Kepulauan Riau. Buah yang diangkut menggunakan Feri Miko Natalia tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi.

Hal itu disampaikan Kasi Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Karantina Pekanbaru Ferdi, didampingi Penanggungjawab Karantina Pekanbaru Wilker Selatpanjang Syafrizal, ketika ditemui, Rabu (13/12/2017).

Kata Ferdi, 424 Kg buah-buahan yang diamankan itu berasal dari Kota Batam, Kepri. Buah tersebut milik AS dan dibawa menggunakan Feri Miko Natalia tujuan Selatpanjang, Selasa (12/12/2017).

"Tidak dilengkapi dokumen," kata Ferdi.

Untuk buah yang diamankan kemarin, tambah Ferdi, hanya boleh beredar di wilayah kusus Batam. Hal itu juga telah diatur dalam Permen 42 tahun 2012 dan UU No 16 tahun 1991, pasal 31 ayat 1 dan 2.

Adapun rincian buah-buahan yang diamankan Karantina Selatpanjang antara lain Buah Apel 144 kg (8 kotak x 18 kg), buah Pear 36 kg (2 kotak x 18 kg), Buah Anggur 108 kg (6 kardus x 18 kg), Buah Jeruk 36 kg (2 kotak x 18 kg), dan Buah Lengkeng 100 kg (10 keranjang x 10 kg). Totalnya 424 kilogram.

Buah yang diamankan itu akan ditahan selama 14 hari untuk memberi waktu ke pemilik mengurus dokumen. Kalau setelah 14 hari pemilik tidak juga melengkapi dokumen, akan dilakukan penolakan.

"Kalau tidak juga dibawa ke daerah asal selama 14 hari, setelah penolakan, akan dimusnah," ujar Ferdi.

Adapun penolakan buah tanpa dokumen resmi adalah untuk menghindari hama penyakit dari luar negeri, khususnya lalat buah. Selain itu juga untuk menghindari buah-buah tidak sehat (dari pencemaran pertisida) karena tidak aman ketika dikonsumsi. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww