Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Supir Angkot dan Masyarakat Mau 'Adu Jotos' di Simpang Amplas

Supir Angkot dan Masyarakat Mau Adu Jotos di Simpang Amplas
Rabu, 13 Desember 2017 14:09 WIB

MEDAN-Aksi mogok angkutan kota (angkot) di simpang Terminal Amplas Medan nyaris diwarnai baku hantam antara peserta aksi dengan masyarakat.

Masyarakat keberatan dengan aksi mogok angkot karena merugikan masyarakat luas. Masyarakat menuding aksi hanya untuk kepentingan kelompok elit supir. Masyarakat kemudian meminta aksi dibubarkan.

Kedua kelompok pun terlibat adu mulut. Peserta aksi ngotot bertahan menggelar aksi sementara masyarakat yang jumlahnya puluhan ngotot meminta aksi dibubarkan. "Demo pergilah ke kantor Gubernur, janganlah masyarakat dirugikan," kata Rido Butar-butar.

Kelompok Rido yang meminta aksi dibubarkan. Mereka menuding aksi hanya untuk kepentingan elit supir. "Mereka ini dulu getol menolak Trans Mebidang, setelah damai, diam dia," ketusnya. Setelah beradu mulut situasi kian memanas. Kedua kelompok pun nyaris baku hantam. Beruntung, ada pihak kepolisian yang melerai.

Meski nyaris bentrok peserta aksi yang dipimpin Ketua Kesper Israel Situmeang tetap bertahan. Polisi kemudian memediasi. Polisi meminta masyarakat yang menolak aksi untuk membubarkan.

"Kita sudah minta mereka juga bergeser ke USU, masyarakat juga bubarlah," kata seorang petugas intel.

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Olympic
wwwwww