Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Sukses Penuhi Mandatory dan Tepat Waktu, APBD Riau Bertambah Rp235 Miliar

Sukses Penuhi Mandatory dan Tepat Waktu, APBD Riau Bertambah Rp235 Miliar
Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo
Kamis, 21 Desember 2017 21:11 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Provinsi Riau tampaknya harus bersyukur pada akhir 2017 ini. Pasalnya, dana APBD Riau untuk tahun 2018 ini bertambah sebanyak Rp235 miliar setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau bersama Pemprov berhasil menyusun APBD tepat waktu dan sesuai dengan mandatory yang ditetapkan.

''Alhamdulillah, kita dapat tambahan dana untuk 2018 sebesar Rp235 miliar setelah Mendagri melakukan evaluasi terhadap APBD Riau. Ini prestasi yang bagus karena kita bisa meningkatkan pembiayaan pembangunan,'' ujar Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo kepada GoRiau.com, Kamis, (21/12/2017). Dengan tambahan itu, total APBD saat ini Rp9.236.880.300, dari jumlah sebelumnya Rp9,001 triliun sebelum diajukan ke Mendagri.

Raihan itu, menurut Sunaryo APBD Riau karena Riau sudah memenuhi mandatory yang ditetapkan, baik dibidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Berdasarkan keterangan Sunaryo, hasil evaluasi Mendagri menyatakan mandatory pendidikan di Provinsi Riau adalah 31,32% jauh melampaui syarat, yakni 20%, Kesehatan mencapai 10,24%, atau lebih 0,24% dari syarat.

Sementara itu, untuk infrastruktur di Riau telah mencapai 18,80%, mendekati pembangunan nasional yang capai 21%. Selain itu, akan ada insentif daerah sebesar Rp9 milyar, yang salah satunya dikarenakan ketepatan waktu Provinsi Riau dalam pengesahan APBD.

"Kita dapat tambahan insentif Rp9 milyar, itu karena ketepatan waktu, salah satunya dari pengesahan APBD. Jadi satu bulan sebelum tahun anggaran, yakni November kita sudah sahkan," jelasnya. ***

wwwwww