Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
6
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Home  /  Berita  /  Voli

Suyatno Minta Seluruh OPD Bertanya Kepada BPKP Tentang Kelemahan Dalam Pelaporan Keuangan

Suyatno Minta Seluruh OPD Bertanya Kepada BPKP Tentang Kelemahan Dalam Pelaporan Keuangan
Bupati Rohil, Suyatno Membuka Acara Gelar Workshop Dengan BPKP Riau.
Kamis, 21 Desember 2017 15:41 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir, Suyatno mengakui, masih banyak kelemahan dalam menyusun laporan keuangan pemerintah. Untuk itu dia meminta seluruh OPD agar lebih banyak bertanya kepada narasumber dari BPKP Riau dan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir.

"Kita menurunkan tim pegawai BPKP Riau kesini tidak semudah yang dibayangkan. Saya meminta seluruh perangkat OPD harus lebih proaktif bertanya agar persoalan yang selama ini tidak tahu menjadi tahu," kata Suyatno ketika membuka acara gelar pengawasan dan workshop penyelenggaraan SPIP dilingkungan Pemkab Rohil, Senin (21/12/2017), di gedung serbaguna, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Acara yang bertemakan " Kita Upayakan Percepatan Maturitas Penyelenggaraan SPIP Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir", merupakan bagian dari program BPKP Riau yang akan turun keseluruh Kabupaten diRiau dalam rangka memberikan sosialisasi tentang tatacara pelaporan keuangan pemerintah.

Suyatno mengatakan, kepala OPD berkewajiban untuk menggerakkan seluruh jajarannya sampai kelini bagian bawah dengan bekerja penuh supaya sistem pemerintahan berjalan maksimal terutama pada saat akhir tahun anggaran dalam menyusun laporan keuangan.

"Janganlah sampai keluar tutur bahasa untuk apa kerja siang malam, bukannya ada honor.. Saya sebagai pimpinan bukannya tidak ada perhatian,"pungkasnya.

Menurutnya, tindak lanjut dari acara workshop ini harus diterapkan ke masing masing OPD. Apalagi ada tim dari Kejari yang akan melakukan monitoring. Jika terjadi kesalahan, konsekwensinya kita sendiri yang akan menanggung resiko.

" Jangan selalu salahkan anggaran. Tidak ada anggaran semuanya jadi macet,"cetusnya.

Menyinggung ketersediaan dana juga membuat tugas kepenghuluan jadi mandek. Suyatno mencontohkan banyaknya SPT PBB yang bertumpuk di kantor kepenghuluan karena tidak diserahkan petugas dari kepenghuluan kepada wajib pajak. 

" Masa pendapatan pajak bumi dan bangunan untuk Rohil hanya sebesar  Rp 4 Miliar. Saya berharap ini menjadi perhatian kita bersama terutama penghulu tolong berikan perhatian yang lebih kepada honorarium untuk petugas penyampai SPT," pintanya. 

Ia berharap untuk kedepan harus dipikirkan bagaimana PAD dari sektor PBB lebih ditingkatkan. Tentunya harus ada kontrol dari pihak kecamatan dan kepenghuluan. ***  

Kategori:Voli
wwwwww