Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Ratusan Rumah di Labuhanbatu Direndam Banjir

Ratusan Rumah di Labuhanbatu Direndam Banjir
Jum'at, 22 Desember 2017 07:03 WIB

Labuhanbatu-Ratusan rumah warga di Dusun Sona, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu terendam air. Banjir kiriman menggenangi permukiman yang dihuni ribuan warga ini akibat luapan air dari daerah aliran sungai (DAS) Bilah.

"Banjir berlangsung sejak Kamis (21/12 /2017) kemarin. Hingga saat ini, posisi air masih belum surut," ungkap Camat Pangkatan, Khairuddin Nasution, ketika dihubungi, Jumat (22/12/2017) melalui ponsel pribadinya.

Namun, menurut dia, debit air belum mencapai tingkat mengkhawatirkan keselamatan jiwa warga. "Belum ada warga yang harus mengungsi dan belum dilakukan pendirian posko," katanya.

Menurutnya, air luapan juga mengenangi badan jalan lintas Sumatera menghubungkan kawasan itu ke kota Rantauprapat. Rata-rata kedalaman genangan air di badan jalan masih di bawah 40 cm. "Meski demikian tidak terlalu mengganggu arus transportasi," tambahnya.

Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu guna memonitor dan memantau kondisi air.

"Kita terus memantau. Bahkan, melihat kondisi cuaca. Kalau curah hujan tinggi di hulu Sungai Bilah, potensi genangan air akan semakin tinggi," paparnya.

Informasi diperoleh, selain merendam rumah warga, banjir musiman itu juga menggenangi puluhan hektar lahan pertanian palawija dan perladangan warga.

Meski warga tidak terlalu terganggu dengan kondisi banjir tersebut, namun aktivitas warga yang dominan petani dan pekebun menjadi tergendala.

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Olympic
wwwwww