Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Katanya Bisa 'Gandakan Uang' Seperti Dimas Kanjeng, Beginilah Nasib Dukun Palsu Ini

Katanya Bisa Gandakan Uang Seperti Dimas Kanjeng, Beginilah Nasib Dukun Palsu Ini
Rabu, 27 Desember 2017 15:06 WIB

MEDAN - Pertengahan 2016 silam, masyarakat di Indonesia dihebohkan dengan kemunculan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Pria yang mengaku sebagai pemimpin padepokan pengganda uang ini pun akhirnya ditangkap dan dipenjarakan karena telah membunuh dua pengikutnya.

Di Medan, Sumatera Utara, ada pria serupa. Namanya Anan, warga Jalan Titi Papan Kelurahan Marelan, Kecamatan Medan Labuhan. Karena mengaku-ngaku bisa memberikan uang dan kekayaan lewat alam gaib, Anan pun terpaksa berurusan dengan polisi.

Tak hanya itu saja, Anan yang sudah banyak melakukan aksi penipuan dengan modus pengobatan dan penggandaan uang ini sempat digebuki sejumlah korbannya usai dicari-cari karena membawa kabur uang jutaan rupiah.

Menurut cerita di Polsek Percut Seituan, Anan sempat menipu Ayu Wulandari. Mulanya, korban yang merupakan warga Pasar V Tembung diming-imingi bisa punya keturunan. Tak hanya itu, Anan menjanjikan korban akan menggandakan uangnya.

Karena percaya, korban pun menyerahkan uang senilai Rp 4 juta. Singkat cerita, setelah uang diserahkan, Anan tak kunjung muncul. Ia kemudian menghilang setelah menipu banyak warga di kawasan Percut Seituan.

"Pelaku ini mengaku-ngaku bisa menggandakan uang. Korbannya sudah lumayan banyak," kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean.

Karena tak kunjung muncul, keluarga korban berinisiatif mencari keberadaan pelaku. Alhasil, pelaku diketahui bersembunyi di kawasan Jalan Titi Papan tak jauh dari kediamannya.

Kesal, korban membawa pelaku ke rumahnya. Saat itu, beberapa korban lainnya mendengar kabar jika dukun palsu ini ditangkap. Tanpa dikomando, para korban mendatangi rumah Wulan.

Saat itu juga pelaku digebuki beramai-ramai. Beruntung, petugas yang mendapat informasi itu cepat datang ke lokasi. Polisi pun membawa Anan ke Mako guna dimintai keterangannya.

"Tersangka masih kami periksa. Saya belum bisa pastikan jumlah korbannya lebih lanjut," ungkap Pardamean.

Editor:Wen
Sumber:tribun
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri
wwwwww