Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
5 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
9 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Intelijen Kejatisu Tangkap Buronan Pengadaan Tanah di Kementerian PU

Intelijen Kejatisu Tangkap Buronan Pengadaan Tanah di Kementerian PU
Sabtu, 17 Februari 2018 17:28 WIB
Penulis: Indra BB
MEDAN - Akhirnya Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) berhasil menangkap terpidana Madison Silitonga, di kediaman miliknya Jalan Sei Blumai No. 25/14 Kelurahan Babura, Medan baru, Jumat (16/2/2018) sekira pukul 22.45.

Madison disangkakan melakukan tindak pidana korupsi Pengadaan Tanah di Kementerian Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2004 yang merugiakan negara Rp 5 miliar.

"Dia dihukum tiga tahun penjara dengan denda sebesar Rp 50 juta dalam kasus tersebut. Hukuman ini sudah inkraht pada tahun 2006 berdasarkan putusan MA No. 441/K.Pid/2006/MA tgl 10 Agustus 2006 dan putusan PK Nomor 61.PK/Pid.Sus/2008 tgl 16 September 2008," ujar Asisten Intelijen Kejatisu, Idianto, Sabtu (17/2/2018).

Penangkapan langsung dipimpin oleh Asintel Kejatisu, Idianto. Dia dibantu oleh Kasi Idpolhankam Intelijen Kejatisu, Oki Yudhatama, SH,MH serta jaksa di bidang intelijen, Yosgernold T dan tim intelijen Kejatisu lainnya.

Idianto menerangkan selama proses persidangan, mantan Pimpinan bagian proyek pengendalian banjir dan pengamanan Pantai Medan dan sekitarnya pada Kementerian Pekerjaan Umum RI tahun 2004 itu berstatus tahanan. Namun usai putusan di pengadilan, dia melakukan banding hingga kasasi ke Mahkamah Agung.

"Itu kan prosesnya lama. Jadi masa penahanannya habis waktu itu. Sehingga dia bebas demi hukum. Usai putusannya inkrah hingga Mahkamah Agung pada 2008 lalu, kita melacak terpidana ini dan pada malam tadi kita tangkap," sebut Idianto.

Selanjutnya buronan itu dibawa ke Kejatisu untuk pemeriksaan administrasi dan serah terima dengan pihak kejari Deli Serdang.

"Sabtu dinihari tadi, dia langsung dijebloskan ke Lapas Lubukpakam menjalani masa hukumannya," pungkasnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww