Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
22 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
22 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
24 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Berawal dari Kasus Pencurian, Penadah ini Dijerat dengan Pasal Berlapis. Kok bisa?

Berawal dari Kasus Pencurian, Penadah ini Dijerat dengan Pasal Berlapis. Kok bisa?
Minggu, 18 Februari 2018 22:03 WIB
Penulis: Fendry Nababan
LABURA - Anju Tamba (28) diringkus personel kepolisian Polsek NA IX-X dari kediamannya di Dusun Adian Kulim, Desa Bangun Rejo, Kecamatan NA IX - X, Kabupaten Labura, Sabtu (17/2/2018) sekira pukul 21.00.

Pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini diamankan polisi karena menjadi penadah tiga pasang anting emas yang dicuri Sandi dan Lani dari kediaman Selamat (35) di Desa Bangun Rejo.

"Kedua pelaku sudah diamankan dan berdasarkan keterangan dari kedua pelaku, emas tersebut mereka jual ke Anju seharga Rp 300 ribu," terang Kapolsek NA IX-X, AKP Anggun Putra, Minggu (18/2/2018) malam.

Guna mengembangkan kasus tersebut, petugas langsung menuju ke rumah pelaku. Saat digerebek dan ditangkap, pelaku mengakui membeli anting emas dari Sandi dan Lani.

"Tapi saat kita geledah, anggota menemukan satu buah notes berisi angka-angka kim dan uang sebanyak Rp 235.000 hasil dari penjualan kim dan dari atas lemari ditemukan satu buah buku tafsir mimpi dan beberapa notes kosong. Pelaku juga mengakui bahwa benar dirinya melakukan perjudian jenis kim, lalu pelaku dibawa ke Polsek NA IX-X," tandasnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww