Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
22 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton

Lagi-lagi Penyerangan Ulama Terjadi, Kali Ini Pengasuh Ponpes Karangasem Paciran Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi-lagi Penyerangan Ulama Terjadi, Kali Ini Pengasuh Ponpes Karangasem Paciran Diserang Orang Tak Dikenal
Tersangka penyerang ulama dibekuk petugas. (beritajatim)
Minggu, 18 Februari 2018 22:02 WIB
LAMONGAN - Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem, Paciran, Lamongam geger. Pasalnya, pengasuh Ponpes KH Hakam Mubarok diserang orang tak dikenal.

Kendati tidak mengalami luka parah, putra KH Ahmad Syamsuri itu sempat jatuh tersungkur karena didorong oleh pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, orang yang menyerang Kiai Hakam sebelumnya tidak pernah ada di sana. Namun, orang tersebut tiba-tiba muncul di area pendopo ponpes sambil membawa makanan.

Keberadaan orang tersebut ternyata diketahui oleh Kiai Hakam. Pelaku sambil makan dan minum dihampiri oleh Ponpes Karangasem. Dengan santun, sang kiai menghampiri orang yang tidak dikenal itu.

Sambil berbicara KH.Hakam Mubarok meminta agar pindah dan tidak duduk di pendopo. Ternyata, permintaan itu direspon lain. Tanpa banyak kata, pelaku malah menantang pengasuh pesantren itu.

"Koen pikir aku gak wani nglawan awakmu (kamu pikir saya tidak berani melawan kamu)," ujar pelaku.

Karena gestur tubuh dianggap kurang mengenakan, akhirnya KH.Hakam Mubarok meninggalkan tempat tersebut.

Namun, spontan pelaku bangkit lalu menyerang dan mendorong kiai tersebut hingga tersungkur.

Kuatir, diri pengasuh Ponpes Karangasem itu terancam, Mubarok lari sambil berteriak meminta tolong. Mengetahui ustadnya diserang, sebagian santri langsung menolong serta menangkap pelaku.

Saat ditanya asal-usulnya pelaku tetap bungkam. Karena berbuat onar, pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Paciran.

Kapolsek Paciran AKP Fandhil mengatakan, pelaku dibantar ke Polsek Lamongan. Saat diperiksa di polsek belum ada jawaban apapun.

"Meski tidak mau berbicara dan diduga gangguan jiwa kami berusaha mencari identitas pelaku," katanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:beritajatim.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww