Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
21 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
20 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
5
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Gara-gara Rp 300 Ribu, Duo Sekawan Digiring Polisi ke Sel Tahanan

Gara-gara Rp 300 Ribu, Duo Sekawan Digiring Polisi ke Sel Tahanan
Senin, 19 Februari 2018 17:01 WIB
Penulis: Fendry Nababan
LABUHANBATU - Duo sekawan ini harus mendekam di sel tahanan Polres Labuhanbatu. Gara-garanya, HAL alias Cecep (20) dan DK alias Dedek menerima uang masing-masing sebesar Rp300 ribu. Usut punya, ternyata keduanya terlibat pencurian sepeda motor yang mereka lakukan dari sebuah warnet di Rantauprapat.

Penangkapan terhadap kedua pelaku berawal dari laporan korban Rio Rizky Ananda dalam Laporan Polisi nomor : LP/127/I/2018/SU/Res LBH pada 29 Januari 2018.

Dalam laporannya, korban melaporkan sepeda motornya Yamaha Mio BK 5067 ZT sudah tidak ada di parkir Warnet Jamnet di Jalan Urif Sumodiharjo Rantauprapat, Rabu (24/1/2018) sekira pukul 08.00. Korban sempat mencari sepeda motornya di seputaran Jalan Urif, namun tidak ditemukan. Atas peristiwa itu, korban membuat laporan ke Polres Labuhanbatu.

"Anggota langsung menuju TKP untuk mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket)," ungkap Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang, Senin (19/2/2018).

Pada Kamis (15/2/2018) sekira pukul 13.30, petugas kepolisian mendapat titik terang bahwa pelaku berinisial HAL sedang berada di Jalan Krisno Kelurahan Cendana, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

"Saat ditangkap, ternyata pelaku bekerja tidak sendiri. Dia ditemani dua rekannya yang sudah kita kantongi identitasnya," beber Kapolres.

Dari penjualan sepeda motor curian itu, HAL mendapat bagian sebesar Rp300 ribu dan dipergunakan untuk membeli dua potong kaos dan dua potong celana jeans monza.

Usai dari peristiwa itu, polisi lalu melakukan pengembangan. Tepatnya pada Sabtu (17/2/2018) sekra pukul 11.00, tim Opsnal Unit Resum Polres Labuhanbatu kembali melakukan penangkapan terhadap satu teman tersangka berinisial DK alias Dedek dari Jalan Cempedak, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

"Tersangka mengakui perbuatannya melakukan pencurian sepeda motor dengan rekannya berinisial HAL. Pelaku juga mendapatkan uang sebesar Rp300 ribu dari penjualan sepeda motor curian mereka. Kini, kita masih mengejar seorang tersangka lainnya yang terlibat pencurian tersebut," tandasnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww