Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Riau akan Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Tahun 2018

Riau akan Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Tahun 2018
Karhutla di Riau beberapa tahun kemarin.
Senin, 19 Februari 2018 09:47 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau pada Senin (19/2/2018) ini. Menyikapi hal itu, Pemprov Riau beserta jajaran akan menggelar rapat penetapan status siaga darurat Karhutla Tahun 2018 di Kantor Gubernur Riau, Senin siang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan, penetapan status siaga darurat ini menyusul penetapan status siaga darurat tiga kabupaten yakni Kabupaten Indragiri Hilir, Bengkalis dan Pelalawan. Sementara Kora Dumai dan Meranti akan menyusul.

"Syarat untuk menetapkan status siaga di provinsi sudah terpenuhi, karena sudah tiga kabupaten yang menetapkan status siaga. Tentu kami juga segera menetapkan status siaga. Insya Allah hari ini," ujar pria yang juga mantan Pj Wali Kota Pekanbaru ini.

Setelah penetapan status siaga darurat bencana Karlahut, Pemprov Riau akan mengajukan permintaan bantuan Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB).

"Bantuan seperti helikopter seperti tahun-tahun sebelumnya akan kami usulkan. Karena ini untuk mengantisipasi karhutla yang tidak bisa di jangkau melalui darat," paparnya.

Berdasarkan catatan BPBD Riau, terhitung hingga tanggal 16 Februari, terdapat delapan daerah yang mengalami karlahut cukup parah yakni Dumai, 62, 75 hektare, Bengkalis, 58 hektare, Kepulauan Meranti, 101,5 hektare, Siak 0,5 hektare, Pekanbaru 27 hektare, Kampar 15.25 hektare, Inhu 121,5 hektare dan Inhil 24 hektare. ***

Kategori:Riau, Voli, Badminton
wwwwww